Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia tetap tidak berubah di ketiga tingkatan berikut:
1,4% Ni: Harga rata-rata CIF sebesar $53,3/wmt
1,5% Ni: Harga rata-rata CIF sebesar $60,8/wmt
1,6% Ni: Harga rata-rata CIF sebesar $65,8/wmt
Pembaruan Kebijakan Indonesia — 24 Agustus 2026
Pasar bijih nikel Indonesia masih dalam periode menunggu, dengan pasar terus memantau lebih lanjut persetujuan RKAB dan potensi penyesuaian kuota.
Sementara itu, pemerintah telah menunda penerapan pajak windfall yang direncanakan, sementara rincian lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut masih dibahas.
Kondisi cuaca di seluruh daerah penghasil nikel utama umumnya masih terkendali, meskipun curah hujan tinggi yang terlokalisasi masih dapat menyebabkan gangguan sementara pada pertambangan dan logistik.
Pasar juga menunggu potensi revisi formula HPM untuk bijih limonit. Setiap perubahan pada mekanisme penetapan harga, khususnya perlakuan terhadap logam terkait dan faktor korektif, dapat mempengaruhi harga limonit dan ekonomi bahan baku HPAL.



