Hunan Meluncurkan Proyek Titanium 100.000 Ton, Mempercepat Substitusi Material Domestik untuk Dirgantara dan Energi Baru

Telah Terbit: Jul 22, 2026 13:05
Berita Kilat Titanium SMM: Kemarin, menurut laporan media industri, tahap pertama proyek tahunan 100.000 ton titanium berkinerja tinggi dan material komposit oleh Hunan Hongwang Titanium Materials Technology Co., Ltd. resmi diluncurkan di Loudi. Proyek ini merupakan salah satu dari sepuluh proyek industri utama di Provinsi Hunan untuk tahun 2026, dengan kapasitas produksi 30.000 ton pita titanium, 50.000 ton material komposit titanium-aluminium, dan 20.000 ton cakram titanium murni serta cakram komposit titanium-aluminium, mengisi kekosongan produksi skala besar pita titanium dan material komposit kelas atas di provinsi tersebut. Sementara itu, Hongwang Group telah mengamankan hak penambangan magnetit vanadium-titanium di Tanzania, Afrika, dan berencana menginvestasikan 3,5 miliar yuan untuk membangun basis bahan baku di luar negeri, membentuk tata letak rantai penuh "sumber daya luar negeri—pemrosesan lokal—pasar domestik." Dengan terhubungnya sisi sumber daya dan pemrosesan, proses substitusi domestik material titanium di bidang kedirgantaraan, energi baru, dan lainnya diperkirakan akan semakin cepat.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pasar Konsentrat Titanium Tetap Lemah, Bahan Baku Melemah, Titanium Dioksida Masih Menghadapi Risiko Penurunan [SMM Titanium Spot Express]
7 Aug 2026 18:28
Pasar Konsentrat Titanium Tetap Lemah, Bahan Baku Melemah, Titanium Dioksida Masih Menghadapi Risiko Penurunan [SMM Titanium Spot Express]
Baca Selengkapnya
Pasar Konsentrat Titanium Tetap Lemah, Bahan Baku Melemah, Titanium Dioksida Masih Menghadapi Risiko Penurunan [SMM Titanium Spot Express]
Pasar Konsentrat Titanium Tetap Lemah, Bahan Baku Melemah, Titanium Dioksida Masih Menghadapi Risiko Penurunan [SMM Titanium Spot Express]
[Kilat Titanium Spot SMM: Pasar Konsentrat Titanium Tetap Lemah, Kelemahan Bahan Baku Menempatkan Titanium Dioksida pada Risiko Penurunan Lebih Lanjut] SMM, 7 Agustus –
7 Aug 2026 18:28
Pasar Asam Sulfat China Terus Melemah; Kenaikan Harga di China Timur Laut dan Mongolia Dalam Gagal Menutupi Tren Penurunan Secara Keseluruhan [SMM Sulphuric Acid Weekly Review]
7 Aug 2026 14:06
Pasar Asam Sulfat China Terus Melemah; Kenaikan Harga di China Timur Laut dan Mongolia Dalam Gagal Menutupi Tren Penurunan Secara Keseluruhan [SMM Sulphuric Acid Weekly Review]
Baca Selengkapnya
Pasar Asam Sulfat China Terus Melemah; Kenaikan Harga di China Timur Laut dan Mongolia Dalam Gagal Menutupi Tren Penurunan Secara Keseluruhan [SMM Sulphuric Acid Weekly Review]
Pasar Asam Sulfat China Terus Melemah; Kenaikan Harga di China Timur Laut dan Mongolia Dalam Gagal Menutupi Tren Penurunan Secara Keseluruhan [SMM Sulphuric Acid Weekly Review]
Pasar asam sulfat China tetap lemah, dengan kenaikan harga di China timur laut dan Mongolia Dalam yang gagal menutupi tren penurunan secara keseluruhan [SMM Sulphuric Acid Weekly Review]
7 Aug 2026 14:06
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
7 Aug 2026 10:23
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
Pada Juni 2026, impor belerang bulanan Indonesia total 334.700 ton, naik 21% MoM dan turun 26% YoY, dengan importir utama meliputi Kanada, Arab Saudi, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Tiongkok, Jepang, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina, dll.; Ekspor belerang bulanan Indonesia total 54.800 ton, naik tajam secara MoM dan YoY, dengan tujuan ekspor utama meliputi Malaysia, Tiongkok, Timor Leste, dan Jerman; Impor asam sulfat bulanan Indonesia total 111.200 ton, naik 101% MoM dan naik 150% YoY, dengan importir utama yakni Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok; Ekspor asam sulfat bulanan Indonesia tercatat nihil.
7 Aug 2026 10:23