Berita nikel SMM 22 Juli:
Berita Makro dan Pasar:
(1) Menteri Keuangan Indonesia Purbaya, dalam pidato penutup saat debat RUU pada hari Selasa, menunjukkan bahwa pembentukan Pusat Finansial Indonesia Internasional (PFII) akan menarik aliran modal asing dan portofolio investasi berkelanjutan, yang akan menjadi sumber pembiayaan jangka panjang, memperbesar agregat ekonomi negara, dan memungkinkan ekonomi Indonesia tumbuh lebih cepat.
(2) Perwakilan Dagang AS mengisyaratkan bahwa pemerintah federal AS akan segera memperkenalkan kebijakan tarif baru untuk menggantikan tarif impor global 10% yang akan segera berakhir.
Pasar Spot:
Pada 22 Juli, harga rata-rata nikel rafinasi #1 SMM adalah 131.200 yuan/mt, naik 950 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi premi spot, premi rata-rata nikel rafinasi Jinchuan #1 adalah 1.500 yuan/mt, turun 150 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya, dan kisaran nikel elektrodeposisi merek domestik utama adalah -300 hingga 500 yuan/mt.
Pasar Berjangka:
Kontrak nikel SHFE 2609 yang paling aktif diperdagangkan naik perlahan pada sesi pagi, ditutup di 131.860 yuan/mt pada akhir sesi pagi, naik 1,36%.
Logam dasar menguat secara kolektif, karena dana membeli varietas yang undervalued saat harga turun, mendorong harga nikel menjalani fase perbaikan valuasi. Sementara itu, harga nikel berjangka naik perlahan karena berita tentang kuota Indonesia.


![[SMM Nickel Flash News] Pembaruan Indonesia — 24 Agustus 2026](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JjbtE20251217171732.jpeg)
