Analisis Industri Kimia Fosfat Maroko: Keunggulan Sumber Daya, Pola Ekspor, dan Perluasan Kapasitas [Analisis SMM]
[Analisis SMM: Analisis Industri Kimia Fosfat Maroko – Ketersediaan Sumber Daya, Pola Ekspor, dan Ekspansi Kapasitas] Cadangan bijih fosfat Maroko menyumbang sekitar 68% dari total global, dengan kadar mencapai 33% (P₂O₅). Penambangan terutama dilakukan secara tambang terbuka, memberikan keunggulan biaya yang signifikan. Ekspor dikirim melalui empat pelabuhan utama: Casablanca, Safi, Jorf Lasfar, dan Laayoune, dengan Pelabuhan Safi muncul sebagai hub strategis. Pada tahun 2025, ekspor bijih mentah mencapai 6,80 juta mt, dengan India sebagai pembeli terbesar. OCP mendominasi seluruh rantai industri, dan kapasitas pupuk fosfat telah diperluas menjadi 16 juta mt/tahun. Berdasarkan rencana SP2M, targetnya adalah mencapai 20 juta mt/tahun pada tahun 2027, dan pengaruhnya terhadap penetapan harga pupuk global terus menguat. Poin-poin penting yang perlu diperhatikan: laju pelepasan kapasitas, hambatan logistik pelabuhan, dan perubahan arah aliran ekspor.