NALCO Mengumumkan Rencana Ekspansi $28-30 Miliar, Menargetkan 30% Energi Hijau pada 2030

Telah Terbit: Jul 2, 2026 09:31
Baru-baru ini, ketua perusahaan aluminium nasional milik negara India (NALCO) mengumumkan rencana ekspansi. Rencana tersebut akan melibatkan investasi sebesar 280–300 miliar rupee (setara dengan 23,8–25,5 miliar yuan) selama 3 hingga 4 tahun ke depan. Rinciannya mencakup pembangunan smelter aluminium baru berkapasitas tahunan 500.000 metrik ton, beserta pembangkit listrik captive pendukung berkapasitas 1.000 MW. Proyek ini diharapkan mulai dibangun pada 2027 dan beroperasi pada 2030 hingga 2031. Dalam hal alokasi modal, segmen aluminium akan menerima investasi sebesar 170 miliar rupee, dan pembangkit listrik captive akan menerima 100 miliar rupee. Selain itu, untuk mengurangi emisi karbon, perusahaan menetapkan target 30% listrik produksinya berasal dari listrik hijau pada 2030. Saat ini, perusahaan sedang mengembangkan proyek tenaga angin dan fotovoltaik secara paralel serta berencana membeli listrik hijau dari pihak eksternal guna membantu pengurangan emisi.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn