Analisis SMM: Harga Litium dan Nikel Berfluktuasi; Kobalt Semakin Menurun di Tengah Sentimen Pasar yang Campur Aduk

Telah Terbit: Jun 30, 2026 19:37
Minggu ini, harga litium karbonat dan nikel sulfat berfluktuasi dalam kisaran, sementara harga kobalt sulfat terus menurun. Berdasarkan jenis material — terner, LCO, dan LFP — pasar menunjukkan gambaran yang beragam.

SMM 30 Juni Berita:

Minggu ini, harga litium karbonat dan nikel sulfat berfluktuasi dalam kisaran, sementara harga kobalt sulfat terus menurun. Berdasarkan jenis material — ternary, LCO, dan LFP — pasar menunjukkan gambaran beragam.

Di sisi hidrometalurgi LFP: Mengambil contoh massa hitam lembaran katoda LFP, harga minggu ini berada di RMB 7.200–7.600 per titik litium, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan level penutupan Kamis lalu. Pendorong utamanya adalah harga litium karbonat yang kuat pada Jumat lalu, yang menopang rebound moderat pada harga massa hitam LFP. Namun demikian, pasar tetap berhati-hati terhadap prospek harga litium ke depan, dengan sebagian besar pelaku pasar masih cenderung membeli hanya pada saat penurunan.

Di sisi ternary dan LCO: Koefisien nikel-kobalt untuk massa hitam ternary sebagian besar stabil, dengan massa hitam lembaran katoda ternary dikutip pada 77–79% dari bayaran nikel-kobalt. Minggu ini, pembeli hilir sebagian besar melakukan pembelian untuk kebutuhan langsung. Ditambah dengan penurunan harga kobalt sulfat yang berkelanjutan dan meningkatnya biaya asam sulfat pada sisi pemrosesan hidrometalurgi, bayaran nikel-kobalt sedikit menurun. Koefisien kobalt-litium untuk skrap kobalt murni dan kobalt tinggi juga terus menurun. Pelemahan harga kobalt sulfat yang terus-menerus, dikombinasikan dengan permintaan yang lesu dari pabrik katoda LCO hilir, semakin meredam selera beli di kalangan pengolah hidrometalurgi hulu.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Analisis SMM] Zimbabwe Usulkan Penggunaan Sumber Daya Alam sebagai Jaminan untuk Membiayai Proyek Infrastruktur dengan Tiongkok
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Zimbabwe Usulkan Penggunaan Sumber Daya Alam sebagai Jaminan untuk Membiayai Proyek Infrastruktur dengan Tiongkok
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Zimbabwe Usulkan Penggunaan Sumber Daya Alam sebagai Jaminan untuk Membiayai Proyek Infrastruktur dengan Tiongkok
[Analisis SMM] Zimbabwe Usulkan Penggunaan Sumber Daya Alam sebagai Jaminan untuk Membiayai Proyek Infrastruktur dengan Tiongkok
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Premier African Minerals Menyampaikan Pembaruan Operasional dan Korporasi
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Premier African Minerals Menyampaikan Pembaruan Operasional dan Korporasi
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Premier African Minerals Menyampaikan Pembaruan Operasional dan Korporasi
[Analisis SMM] Premier African Minerals Menyampaikan Pembaruan Operasional dan Korporasi
1 jam yang lalu
Kemajuan Mineral Penting Brasil Bergantung pada Dukungan Pemerintah, Kata Industri
1 jam yang lalu
Kemajuan Mineral Penting Brasil Bergantung pada Dukungan Pemerintah, Kata Industri
Baca Selengkapnya
Kemajuan Mineral Penting Brasil Bergantung pada Dukungan Pemerintah, Kata Industri
Kemajuan Mineral Penting Brasil Bergantung pada Dukungan Pemerintah, Kata Industri
Pada Konferensi Energi Rio de Janeiro tanggal 25 Juni, para panelis menyatakan bahwa tanpa dukungan langsung pemerintah, Brasil tidak akan memajukan sektor mineral kritisnya, mengingat kurangnya infrastruktur, teknologi, dan investasi jangka panjang di negara tersebut. Para analis mencatat bahwa mineral telah menjadi aset strategis yang esensial untuk menjamin kepemimpinan teknologi dan ketahanan energi, dan tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai komoditas ekstraktif. Mereka menambahkan bahwa kerangka hukum dan regulasi yang kuat sangat penting untuk memberikan prediktabilitas dan kepastian bagi investasi jangka panjang di industri ini. Marcos Mesquita, Wakil Presiden Strategis distributor LPG Copa Energia, mengatakan bahwa sektor pertambangan harus fokus mendiversifikasi operasi ekstraksi ke berbagai mineral dan produk sampingannya untuk meningkatkan pendapatan. Mesquita menambahkan, Brasil sebaiknya tidak meniru China, karena dapat memanfaatkan sumber daya air yang melimpah dan pembangkit energi terbarukan yang dominan untuk membangun platform industri yang lebih berkelanjutan.
1 jam yang lalu