[SMM Aluminum Flash News] Grainger & Worrall Raih Lebih dari GBP 30 Juta Pesanan Baru di Luar Sektor Otomotif

Telah Terbit: Jun 23, 2026 17:58
Spesialis pengecoran pasir aluminium presisi asal Inggris, Grainger & Worrall, telah mengamankan lebih dari GBP 30 juta (USD 38,4 juta) pesanan baru pada paruh pertama 2026, didorong oleh permintaan yang meningkat dari sektor kedirgantaraan, pertahanan, dan energi. Perusahaan memanfaatkan keahliannya dalam pengecoran pasir aluminium kompleks untuk memasok komponen bagi mesin pesawat ringan, transmisi kendaraan khusus, dan aplikasi pusat data. Menghadapi permintaan yang lebih lemah di bisnis otomotif tradisionalnya akibat ketidakpastian global, adopsi kendaraan listrik yang lebih lambat, kenaikan biaya energi, dan tekanan perdagangan, Grainger & Worrall meluncurkan strategi diversifikasi 18 bulan lalu. Setelah perolehan pesanan yang kuat, perusahaan telah menyetujui program investasi senilai GBP 1 juta dan berencana merekrut 30 karyawan tambahan di fungsi manufaktur, pemeliharaan, dan kualitas. Perusahaan juga berniat untuk berinvestasi lebih lanjut dalam teknologi pencetakan pasir digital dan kemampuan manufaktur canggih guna mendukung pertumbuhan masa depan di pasar pengecoran aluminium bernilai tinggi.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
7 jam yang lalu
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
Menurut survei SMM, meskipun harga dari Brasil dan Argentina sedikit menurun, tingkat harga secara keseluruhan masih tinggi. Ke depannya, pasar impor akan terus diwarnai oleh sumber yang beragam dan perbedaan selisih harga yang persisten berdasarkan negara dan kategori produk.
7 jam yang lalu
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
9 jam yang lalu
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
Baca Selengkapnya
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
9 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
9 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
Kementerian Perdagangan Luar Negeri UEA telah menerbitkan Keputusan Menteri No. 105 Tahun 2026, memberlakukan larangan ekspor sementara selama empat bulan untuk limbah industri dan logam bekas tertentu, termasuk skrap aluminium dalam beberapa kode HS 7602. Aturan ini berlaku tujuh hari kerja setelah diterbitkan, sementara pengiriman yang terikat kontrak internasional yang telah ditandatangani sebelumnya dapat mengajukan pengecualian. Skrap aluminium sebelumnya dikenakan biaya ekspor sebesar 100 dirham per ton (US$27 per ton). Langkah ini mencerminkan upaya UEA mempertahankan bahan baku di dalam negeri dan mendorong pengolahan bernilai tambah lokal, dengan implikasi potensial bagi pasar skrap Asia, terutama India dan Korea Selatan.
9 jam yang lalu