Jalur emas menuju $5.000 tetap terbuka lebar meski melemah belakangan ini

Telah Terbit: Jun 1, 2026 15:05

29 Mei 2026, 02:29 AM

  • Emas sedang berkonsolidasi tetapi pasar bullish jangka panjang tetap kuat.
  • Ketidakseimbangan fiskal dan pembelian bank sentral akan mendorong harga lebih tinggi.
  • Emas hanya sedang mengambil napas dan perlombaan belum berakhir.

Harga emas telah mundur dari titik tertinggi baru-baru ini, turun di bawah $4.500 per ons dan menguji level support teknikal utama, tetapi pasar bullish jangka panjang tetap kokoh, menurut manajer portofolio Tom Winmill dari Midas Discovery Fund.

Dalam wawancara dengan , Winmill menekankan bahwa konsolidasi saat ini harus dipandang sebagai jeda yang sehat, bukan pembalikan arah.

"Emas hanya sedang mengambil napas dan perlombaan belum berakhir," ujarnya, menggarisbawahi keyakinannya bahwa faktor-faktor pendorong struktural terus mendukung harga yang lebih tinggi ke depan.

Logam mulia ini menghadapi tekanan di tengah dinamika pasar yang berubah, termasuk penguatan dolar AS dan fluktuasi imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Namun Winmill melihat ini sebagai hambatan sementara dalam apa yang ia gambarkan sebagai pasar bullish sekuler untuk emas.

Fundamental yang kuat menopang prospek

Winmill menunjuk ketidakseimbangan fiskal global yang terus-menerus sebagai alasan utama untuk optimisme.

"Tidak ada jalan kembali dari ketidakseimbangan fiskal, dan emas diuntungkan," katanya, menyoroti bagaimana tingginya utang pemerintah dan realitas kebijakan moneter menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi logam mulia.

Pembelian bank sentral tetap menjadi pendorong kuat, dengan banyak institusi pasar berkembang yang terus mendiversifikasi cadangan mereka menjauhi mata uang tradisional.

Dasar permintaan ini, dikombinasikan dengan minat investor terhadap emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian, memberikan dukungan signifikan bahkan selama periode konsolidasi.

Manajer portofolio ini juga menyoroti saham-saham emas, yang menurutnya menawarkan nilai yang menarik setelah koreksi baru-baru ini di sektor tersebut.

Perusahaan-perusahaan pertambangan telah memperkuat neraca keuangan mereka melalui alokasi modal yang disiplin dan kini menghasilkan arus kas yang kuat.

Winmill memandang saham emas sebagai peluang strategis bagi investor yang mencari eksposur berleverase terhadap kenaikan harga logam.

Jalan menuju harga yang lebih tinggi tetap terbuka

Melihat lebih jauh ke depan, Winmill sebelumnya telah menyatakan target bullish, termasuk skenario di mana emas dapat mendekati atau melampaui $5.000 per ons.

Ia menegaskan bahwa jalan menuju level tersebut "terbuka lebar," didorong oleh kombinasi faktor makroekonomi termasuk potensi pelonggaran moneter, risiko geopolitik, dan tren de-dolarisasi yang terus berlanjut.

Meski terjadi volatilitas jangka pendek, manajer Midas Discovery Fund ini menyarankan kesabaran.

Koreksi harga baru-baru ini, menurutnya, merupakan periode jeda yang memungkinkan pasar melakukan reset sebelum kenaikan berikutnya.

Investor yang fokus pada fundamental daripada pergerakan harga harian kemungkinan akan mendapat imbalan seiring siklus semakin matang.

Posisi dan strategi portofolio

Di Midas Discovery, pendekatan Winmill berpusat pada kombinasi produsen mapan dan perusahaan tahap pengembangan terpilih dengan aset yang kuat.

Kepemilikan secara historis mencakup nama-nama seperti Barrick Gold dan Newmont, bersama perusahaan royalti yang memberikan eksposur berisiko lebih rendah terhadap kenaikan harga emas.

Rekam jejak jangka panjang dana ini mencerminkan keberhasilan dalam menavigasi siklus logam mulia, dengan tujuan mempertahankan dan menumbuhkan daya beli melalui investasi strategis di emas, perak, dan aset keras terkait.

Winmill telah mengelola dana ini selama lebih dari dua dekade, dengan menekankan gaya disiplin dan berorientasi nilai.

Kondisi pasar saat ini, dengan emas menguji rata-rata pergerakan 200 hari, menghadirkan apa yang dilihat Winmill sebagai titik masuk atau akumulasi yang menarik baik untuk logam fisik maupun ekuitas.

Namun ia memperingatkan bahwa volatilitas akan terus berlanjut, terutama saat pasar mencerna data ekonomi dan perkembangan geopolitik.

Konteks pasar yang lebih luas

Kinerja emas pada 2026 ditandai oleh fluktuasi signifikan menyusul tahun sebelumnya yang kuat.

Meskipun harga telah mundur dari puncak di atas $4.500, banyak analis terus memperkirakan kenaikan substansial dalam jangka menengah, dengan beberapa proyeksi menargetkan $5.000 atau lebih tinggi pada akhir tahun atau memasuki 2027.

Pesan Winmill sejalan dengan pandangan konstruktif ini, menegaskan bahwa pendorong struktural pasar bullish belum habis.

Bagi investor, lingkungan saat ini menuntut fokus pada aset berkualitas dan horizon jangka panjang daripada mencoba mengatur waktu pergerakan jangka pendek.

Seiring ketidakpastian global terus berlanjut, mulai dari tantangan kebijakan fiskal hingga ketegangan internasional, Winmill percaya peran emas sebagai aset safe-haven dan lindung nilai inflasi hanya akan semakin penting.

Perlombaan ini, menurutnya, masih jauh dari selesai.

Sumber:

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Jalur emas menuju $5.000 tetap terbuka lebar meski melemah belakangan ini - Shanghai Metals Market (SMM)