27 Mei 2026
Sementara harga logam mulia di bursa tampak stagnan, pasar fisik menunjukkan momentum yang belum pernah terjadi sebelumnya. Inggris melaporkan aktivitas perdagangan tertinggi dalam sejarahnya untuk tahun fiskal yang lalu. Sementara kekhawatiran suku bunga jangka pendek memperlambat pasar kertas, investor fisik secara konsisten memanfaatkan konsolidasi untuk mendiversifikasi portofolio mereka—dengan momentum yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya di segmen perak.
Perdagangan online di percetakan uang milik negara ini mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Meskipun Royal Mint secara tradisional tidak mengungkapkan tonase absolut, peningkatan persentase kuartal-ke-kuartal menggambarkan skalanya:
- Ledakan Emas: Penjualan emas batangan dan produk bebas pajak keuntungan modal naik 94% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu.
- Sensasi Perak: Permintaan perak batangan fisik meroket 1.000% selama periode yang sama.
- Aktivitas Online: Volume transaksi di royalmint.com naik 130% secara tahunan.
Fenomena Perak: Aksi Ambil Untung Bertemu Permintaan Pembeli yang Masif
Perak menarik perhatian khusus pada kuartal pertama (Januari hingga Maret). Karena harga yang sempat tinggi, beberapa investor mengamankan keuntungan, menyebabkan nilai produk perak yang dijual kembali ke Royal Mint naik secara spektakuler sebesar 3.300%.
Namun, tidak terjadi penurunan pasar secara luas. Pembeli terus mendominasi pasar dengan jelas: Untuk setiap ons yang dijual kembali pelanggan ke Royal Mint, dua ons dibeli baru (rasio beli-terhadap-jual 2:1). Ini menggarisbawahi sikap fundamental dan optimis jangka panjang investor fisik terhadap tren perak.
Perubahan Struktural: Jumlah Pelanggan Baru Rekor dan Digitalisasi
Angka-angka rekor ini didasarkan pada ekspansi besar-besaran basis investor pada tahun fiskal 2025/26:
- Pertumbuhan Pelanggan: Jumlah pembeli dan penjual logam mulia aktif di platform naik 49%.
- Rasio Pelanggan Baru: 60% yang sensasional dari seluruh pelanggan aktif pada tahun lalu adalah pembeli pertama kali. Kuartal keempat menjadi kuartal dengan jumlah pelanggan baru tertinggi dalam sejarah Royal Mint.
- DigiGold sebagai Pendorong: Penawaran digital bebas bea dan PPN "DigiGold" memantapkan diri sebagai pilar utama dan sudah mencakup 54% dari seluruh transaksi.
Pasar logam mulia menunjukkan dikotomi yang jelas: di satu sisi, terdapat hambatan makroekonomi jangka pendek seperti suku bunga. Di sisi lain, terdapat kelompok pembeli yang teguh dan berorientasi jangka panjang.
Stuart O'Reilly, Konsultan Kekayaan Pribadi di Royal Mint, melihat ini sebagai pergeseran fundamental dan permanen dalam alokasi aset: Investor swasta semakin memandang emas dan perak bukan sebagai investasi spekulatif, melainkan sebagai perlindungan strategis terhadap inflasi dan volatilitas pasar saham. Menurutnya, fakta bahwa arus pelanggan baru terus berlanjut meskipun terjadi konsolidasi harga baru-baru ini menunjukkan horizon investasi jangka panjang dari generasi baru investor ini.
Sumber:



