SMM News, 29 Mei:
Menurut statistik SMM, total produksi aluminium primer di luar negeri pada Mei 2026 turun 9,9% secara year-on-year, terutama disebabkan oleh pemangkasan produksi besar-besaran di pabrik peleburan aluminium di Timur Tengah. Produksi harian rata-rata di luar negeri naik tipis 0,4% secara month-on-month, didukung oleh dimulainya kembali produksi di pabrik peleburan di AS, Spanyol, dan Islandia, serta peningkatan output dari proyek baru di Indonesia.
Sebagaimana diungkapkan dalam laporan keuangan Q4 dan tahunan Vedanta Aluminium untuk Tahun Fiskal 2026, Balco Aluminium Plant telah meluncurkan produksi perdana pada lini produksi aluminium primer 525kA paling canggih di India. Total kapasitas produksi pabrik telah meningkat menjadi 1 juta metrik ton, dan proyek ini diperkirakan memasuki fase peningkatan output yang stabil.
Melihat ke depan pada Juni 2026, dimulainya kembali produksi di pabrik peleburan aluminium di AS dan Islandia akan berlanjut. Didorong oleh tingginya harga, proyek aluminium primer baru di Indonesia akan mempercepat konstruksi, dan beberapa di antaranya diperkirakan mulai melakukan penyambungan listrik dan komisioning secara bertahap. Kapasitas yang diperluas di Balco India akan terus meningkat.
Secara keseluruhan, produksi aluminium primer di luar negeri akan tetap mengalami penurunan year-on-year dalam jangka pendek, sementara output harian rata-rata akan mempertahankan pertumbuhan month-on-month di tengah berlanjutnya dimulainya kembali produksi dan peningkatan kapasitas proyek baru. Pelaku pasar perlu mencermati pengumuman resmi dari produsen aluminium di Timur Tengah, Indonesia, dan India.

![Proporsi Aluminium Cair terhadap Total Aluminium Meningkat Melebihi Ekspektasi pada Mei, Diperkirakan Naik Tipis pada Juni [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JnyfJ20251217171654.jpg)
![Biaya Pemrosesan Billet Aluminium Menembus Rekor pada Mei, Gangguan Sisi Pasokan Tidak Boleh Diabaikan [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/production/admin/votes/imagesSDWVM20240508153016.png)
