Dua Kementerian: Rasio Pembangkitan Listrik Mandiri Proyek Koneksi Langsung Listrik Hijau Tidak Boleh Kurang dari 60%

Telah Terbit: May 20, 2026 19:26
[Dua Kementerian: Rasio Pembangkitan Listrik untuk Konsumsi Sendiri pada Proyek Koneksi Langsung Listrik Hijau Multi-Pengguna Tidak Boleh Kurang dari 60%] Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) dan Administrasi Energi Nasional mengeluarkan pemberitahuan mengenai hal-hal terkait promosi tertib pengembangan koneksi langsung listrik hijau multi-pengguna. Pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa otoritas energi provinsi harus memperkuat perencanaan menyeluruh untuk proyek-proyek tersebut. Proyek harus merencanakan kapasitas terpasang energi baru secara wajar sesuai dengan prinsip "menentukan pasokan berdasarkan permintaan," dengan rasio pembangkitan listrik tahunan untuk konsumsi sendiri terhadap total pembangkitan listrik yang tersedia tidak kurang dari 60%, dan rasio terhadap total konsumsi listrik tidak kurang dari 30%, meningkat menjadi tidak kurang dari 35% sebelum tahun 2030. Kapasitas pembangkitan tenaga angin dan tenaga surya proyek akan dimasukkan ke dalam rencana pengembangan dan pembangunan pembangkitan energi baru yang disusun oleh otoritas energi provinsi, dengan persyaratan manajemen perencanaan terkait dilaksanakan sesuai dengan Pemberitahuan tentang Hal-hal Terkait Promosi Tertib Pengembangan Koneksi Langsung Listrik Hijau. Proyek dan sumber daya internalnya dikecualikan dari izin usaha ketenagalistrikan, kecuali ditentukan lain.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
13 jam yang lalu
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
Baca Selengkapnya
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
Mingguan Pasar LFP: Biaya Pemrosesan Naik, Pasokan Tetap Ketat di Tengah Permintaan Kuat
13 jam yang lalu
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
14 jam yang lalu
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
Baca Selengkapnya
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
Hyundai Motor Group Sebut AI Pangkas Waktu Henti Lini Produksi hingga 86%
Hyundai Motor Group menggelar Presentasi Kinerja AX (Transformasi AI) di kantor pusatnya di Yangjae, Distrik Seocho, Seoul, pada 12 Agustus, dengan memaparkan hasil penerapan AI dan strategi ke depannya. Grup tersebut menyatakan bahwa pihaknya menerapkan kecerdasan buatan secara menyeluruh di seluruh operasi bisnis, mulai dari riset dan pengembangan hingga produksi, pemeliharaan, dan respons pelanggan. Dengan memanfaatkan AI, Hyundai Motor Group mengurangi waktu analisis data terkait uji tabrak hingga 90% dan memangkas waktu henti lini produksi hingga 86%. Perusahaan ini juga mencatat penghematan biaya tahunan lebih dari KRW 5,2 miliar di lokasi produksi.
14 jam yang lalu
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
14 jam yang lalu
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
Baca Selengkapnya
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
Korea Selatan Akan Mengizinkan Perusahaan Daur Ulang Baterai Sekunder Masuk ke Kawasan Industri Gumi dan Pohang
Pemerintah Korea Selatan mengumumkan putaran pertama “langkah dukungan investasi dan inovasi perusahaan yang berorientasi lapangan” pada 13 Agustus dalam rapat Markas Besar Ekonomi Darurat dan rapat para menteri ekonomi. Usaha daur ulang baterai sekunder sebelumnya diklasifikasikan sebagai industri terkait limbah, sehingga membatasi kemampuan mereka untuk masuk ke kawasan industri nasional. Namun, ke depannya, mereka akan diizinkan memasuki kawasan tersebut dengan dasar yang sama seperti usaha manufaktur.
14 jam yang lalu
[Dua Kementerian: Rasio Pembangkitan Listrik untuk Konsumsi Sendiri pa - Shanghai Metals Market (SMM)