[SMM Steel] SEAISI memperkirakan pertumbuhan permintaan baja ASEAN pada 2026 di tengah tekanan impor dan energi

Telah Terbit: May 18, 2026 17:17
[SMM Steel] SEAISI memperkirakan permintaan baja ASEAN akan terus membaik pada 2026, dengan konsumsi baja semu diproyeksikan mencapai 87,9 juta ton, naik 2,6% YoY dan 8,2% lebih tinggi dibandingkan level 2024. Impor baja ASEAN tetap tinggi sekitar 50 juta ton pada 2025, sementara penetrasi impor bertahan di atas 60%, terus menekan produsen lokal. Vietnam tetap menjadi pasar dengan pertumbuhan terkuat di kawasan, dengan permintaan baja naik lebih dari 21% pada 2024. SEAISI juga memperingatkan bahwa konflik Iran dapat menimbulkan risiko terkait energi bagi pasar baja ASEAN, mengingat kawasan ini masih sangat bergantung pada pasokan energi Timur Tengah. Sementara itu, ekspor baja ASEAN diperkirakan tetap tinggi sekitar 22 juta ton pada 2025, didukung oleh ekspansi kapasitas HRC Indonesia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn