Futures Paduan Aluminium Turun, Pasar Spot Melemah di Tengah Ketatnya Pasokan Skrap

Telah Terbit: May 18, 2026 13:26
[Tinjauan Harian Paduan Aluminium SMM] Dari sisi futures, kontrak futures paduan aluminium 2607 yang paling aktif diperdagangkan dibuka lebih rendah dan rebound dengan fluktuasi hari ini. Kontrak dibuka pada 22.900 yuan/mt, kemudian tertekan dan turun selama sesi, ditutup pada 22.895 yuan/mt sebelum tengah hari, turun 255 yuan dari harga penyelesaian hari perdagangan sebelumnya, penurunan sebesar 1,10%. Dari sisi spot, pasar ADC12 secara umum menurun hari ini, dengan penurunan sebagian besar berkisar 100-200 yuan/mt. Saat ini, pasokan skrap aluminium yang memenuhi syarat semakin ketat, memaksa beberapa perusahaan aluminium sekunder memangkas produksi. Pasokan pasar sedikit menyusut, menyebabkan meningkatnya sentimen menahan penjualan di tengah penurunan harga, yang memberikan dukungan bagi harga. Dalam jangka pendek, harga ADC12 diperkirakan akan terus bergerak sid

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
11 jam yang lalu
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
Impor Kokas Minyak Bumi Mei 2026: Kontraksi Volume Disertai Lonjakan Harga, Biaya Tinggi Tetap Berlanjut [Analisis SMM]
Menurut survei SMM, meskipun harga dari Brasil dan Argentina sedikit menurun, tingkat harga secara keseluruhan masih tinggi. Ke depannya, pasar impor akan terus diwarnai oleh sumber yang beragam dan perbedaan selisih harga yang persisten berdasarkan negara dan kategori produk.
11 jam yang lalu
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
13 jam yang lalu
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
Baca Selengkapnya
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
13 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
13 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
Kementerian Perdagangan Luar Negeri UEA telah menerbitkan Keputusan Menteri No. 105 Tahun 2026, memberlakukan larangan ekspor sementara selama empat bulan untuk limbah industri dan logam bekas tertentu, termasuk skrap aluminium dalam beberapa kode HS 7602. Aturan ini berlaku tujuh hari kerja setelah diterbitkan, sementara pengiriman yang terikat kontrak internasional yang telah ditandatangani sebelumnya dapat mengajukan pengecualian. Skrap aluminium sebelumnya dikenakan biaya ekspor sebesar 100 dirham per ton (US$27 per ton). Langkah ini mencerminkan upaya UEA mempertahankan bahan baku di dalam negeri dan mendorong pengolahan bernilai tambah lokal, dengan implikasi potensial bagi pasar skrap Asia, terutama India dan Korea Selatan.
13 jam yang lalu