[SMM Besi & Baja] Impor Bijih Besi India Turun 11% pada April 2026 Seiring Meningkatnya Pasokan Domestik

Telah Terbit: May 11, 2026 16:18
Impor bijih besi India menurun 11% secara tahunan pada April 2026, turun menjadi 0,41 juta metrik ton (mt) dari 0,46 juta mt pada tahun sebelumnya. Penurunan ini menyusul tahun impor tertinggi sepanjang sejarah pada 2025 dan disebabkan oleh peningkatan produksi pertambangan domestik serta pergeseran strategis pabrik baja pesisir ke bijih lokal untuk menekan biaya angkut laut yang tinggi. Meskipun impor menurun, total produksi bijih besi domestik India diproyeksikan tetap kuat untuk mendukung ekspansi kapasitas baja mentahnya. Berkurangnya minat impor India dapat sedikit meredakan tekanan permintaan terhadap bijih halus berkadar tinggi dari Australia dan Brasil di pasar spot.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] Tulangan Retak dan Gempa Tak Terduga Berikutnya: Mengapa Asia Tenggara Harus Menghapus Baja Tungku Induksi
1 jam yang lalu
[SMM Analysis] Tulangan Retak dan Gempa Tak Terduga Berikutnya: Mengapa Asia Tenggara Harus Menghapus Baja Tungku Induksi
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Tulangan Retak dan Gempa Tak Terduga Berikutnya: Mengapa Asia Tenggara Harus Menghapus Baja Tungku Induksi
[SMM Analysis] Tulangan Retak dan Gempa Tak Terduga Berikutnya: Mengapa Asia Tenggara Harus Menghapus Baja Tungku Induksi
Pada tahun 2017, China menggunakan tenggat tegas "30 Juni" untuk menghapus sekitar 140 juta ton kapasitas "baja strip tanah" (ditiaogang). Namun, tungku-tungku itu tidak lenyap. Data bea cukai menceritakan kelanjutannya: setelah larangan itu, pangsa Asia Tenggara atas ekspor peralatan tungku listrik China melonjak hingga 40,6%, dan impor Indonesia meningkat sekitar 19 kali lipat dalam delapan tahun menjadi tujuan nomor satu dunia. Runtuhnya Menara Kantor Audit Negara di Bangkok membunyikan alarm pertama.
1 jam yang lalu
Ledakan Pabrik Baja Lainnya di India: Mengapa Insiden Keselamatan Terus Terjadi di India? [Analisis SMM]
3 jam yang lalu
Ledakan Pabrik Baja Lainnya di India: Mengapa Insiden Keselamatan Terus Terjadi di India? [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Ledakan Pabrik Baja Lainnya di India: Mengapa Insiden Keselamatan Terus Terjadi di India? [Analisis SMM]
Ledakan Pabrik Baja Lainnya di India: Mengapa Insiden Keselamatan Terus Terjadi di India? [Analisis SMM]
3 jam yang lalu
[SMM Hangzhou Construction Steel Inventory] Dampak Topan: Kedatangan Sumber Daya dan Pelepasan Permintaan Sama-sama Terbatas
3 jam yang lalu
[SMM Hangzhou Construction Steel Inventory] Dampak Topan: Kedatangan Sumber Daya dan Pelepasan Permintaan Sama-sama Terbatas
Baca Selengkapnya
[SMM Hangzhou Construction Steel Inventory] Dampak Topan: Kedatangan Sumber Daya dan Pelepasan Permintaan Sama-sama Terbatas
[SMM Hangzhou Construction Steel Inventory] Dampak Topan: Kedatangan Sumber Daya dan Pelepasan Permintaan Sama-sama Terbatas
Per 12 Agustus, persediaan baja konstruksi Hangzhou minggu ini tercatat 1,226 juta metrik ton, tetap dibandingkan minggu sebelumnya dan naik 73,16% dibandingkan tahun lalu.
3 jam yang lalu