【Berita Kilat SMM】 ESDM Indonesia Menyetujui Kuota Nikel 2026 hingga 200 Juta Ton

Telah Terbit: Apr 7, 2026 09:45
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia menyatakan kepada media pada Senin, 6 April 2026, bahwa pihaknya telah menyetujui kuota produksi nikel sekitar 190 hingga 200 juta ton dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Tri Winarno, mencatat bahwa meskipun target kumulatif saat ini berada di kisaran 260 hingga 270 juta ton, Menteri Bahlil Lahadalia sedang mempertimbangkan pelonggaran terukur untuk revisi produksi. Fleksibilitas potensial bagi penambang nikel dan batu bara ini tetap bergantung pada stabilitas harga serta pengelolaan pasokan dan permintaan global secara cermat guna memastikan tingkat pasar yang menguntungkan

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn