[Tinjauan Harian NPI] Ketidakpastian Kebijakan Meningkat, Sentimen Wait-and-See yang Kuat Mendominasi Pasar

Telah Terbit: Jun 1, 2026 11:38
[Komentar Harian SMM: Meningkatnya Ketidakpastian Kebijakan Memicu Sentimen Wait-and-See yang Kuat di Pasar] 1 Juni — Indeks sentimen hulu SMM untuk NPI kadar tinggi tercatat 3,05, turun 0,06 MoM, sementara indeks sentimen hilir untuk NPI kadar tinggi tercatat 1,94, turun 0,03 MoM.

SMM Berita 1 Juni,

   Berita 1 Juni, indeks sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM berada di 2,5, turun 0,04 MoM; indeks sentimen hulu NPI kadar tinggi berada di 3,05, turun 0,06 MoM; indeks sentimen hilir NPI kadar tinggi berada di 1,94, turun 0,03 MoM. Hari ini, pasar NPI secara keseluruhan melanjutkan pola perdagangan yang lesu, dengan kebuntuan tarik-menarik antara posisi beli dan jual, dan pasar tidak memiliki panduan arah yang jelas. Kuotasi utama penjual tetap berada di kisaran yang relatif tinggi, namun harga yang diinginkan pembeli hilir berada di sisi rendah, mengakibatkan selisih harga yang signifikan antara penawaran dan permintaan, dengan divergensi yang cukup besar dalam negosiasi pasar. Dari sisi sentimen, ketidakpastian kebijakan terkait Indonesia yang terus berlanjut mengganggu pasar, pelaku pasar mengadopsi mentalitas perdagangan yang hati-hati, sentimen wait-and-see meningkat, dan kemauan untuk bertransaksi secara aktif sangat kurang. Dari sisi permintaan, terus berada di bawah tekanan, dengan pengiriman produk jadi baja tahan karat hilir yang berkinerja lemah. Profitabilitas pengguna akhir dan tekanan pesanan ditransmisikan ke sisi bahan baku, mendorong pabrik baja mengadopsi strategi pengadaan konservatif, terutama membeli sesuai kebutuhan, dengan penerimaan yang lemah terhadap bahan baku berharga tinggi. Secara keseluruhan, pasar saat ini tidak memiliki dukungan transaksi yang efektif, dengan ketidakpastian kebijakan dan lemahnya permintaan pengguna akhir bersama-sama menekan aktivitas pasar. Dalam jangka pendek, harga NPI kemungkinan akan terus bergerak sideways dengan bias lemah di level yang tinggi.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Naik 250 Yuan/mt secara Mingguan pada 1 Juni
1 jam yang lalu
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Naik 250 Yuan/mt secara Mingguan pada 1 Juni
Read More
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Naik 250 Yuan/mt secara Mingguan pada 1 Juni
Data SMM: Harga Nikel Sulfat Kelas Baterai Naik 250 Yuan/mt secara Mingguan pada 1 Juni
Menurut data SMM, pada 1 Juni, harga rata-rata nikel sulfat kelas baterai SMM naik 250 yuan/mt secara WoW.
1 jam yang lalu
[SMM Ulasan Harian Nikel Sulfat] 1 Juni: Dukungan Biaya yang Kuat, Harga Garam Nikel Naik
1 jam yang lalu
[SMM Ulasan Harian Nikel Sulfat] 1 Juni: Dukungan Biaya yang Kuat, Harga Garam Nikel Naik
Read More
[SMM Ulasan Harian Nikel Sulfat] 1 Juni: Dukungan Biaya yang Kuat, Harga Garam Nikel Naik
[SMM Ulasan Harian Nikel Sulfat] 1 Juni: Dukungan Biaya yang Kuat, Harga Garam Nikel Naik
Pada 1 Juni, harga rata-rata nikel sulfat kelas baterai SMM naik.
1 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Industri Nikel Indonesia Mencari Kejelasan Apakah NPI Termasuk dalam Aturan Wajib Ekspor DSI
29 May 2026 23:56
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Industri Nikel Indonesia Mencari Kejelasan Apakah NPI Termasuk dalam Aturan Wajib Ekspor DSI
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Industri Nikel Indonesia Mencari Kejelasan Apakah NPI Termasuk dalam Aturan Wajib Ekspor DSI
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Industri Nikel Indonesia Mencari Kejelasan Apakah NPI Termasuk dalam Aturan Wajib Ekspor DSI
Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) secara resmi meminta klarifikasi pemerintah mengenai cakupan produk ferro alloy yang akan diwajibkan ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), badan ekspor single-window yang baru dibentuk Indonesia. Ketua FINI Arif Perdana Kusumah mengatakan industri masih menunggu daftar komoditas resmi, dengan pertanyaan utama yang belum terjawab adalah apakah kewajiban ekspor melalui DSI hanya berlaku untuk feronikel (FeNi) atau juga mencakup nickel pig iron (NPI). Feronikel, paduan nikel-besi dengan kandungan nikel tipikal 20-40%, merupakan bahan baku utama untuk baja tahan karat. Ketidakpastian ini menambah tantangan perencanaan operasional bagi produsen NPI seiring kerangka kerja DSI yang terus disusun.
29 May 2026 23:56
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini
[Tinjauan Harian NPI] Ketidakpastian Kebijakan Meningkat, Sentimen Wait-and-See yang Kuat Mendominasi Pasar - Shanghai Metals Market (SMM)