Selamat Memulai Kerja!
I. Tinjauan Harga
Pasar produk antara nikel mengalami stagnasi akibat liburan, dengan koefisien yang tetap datar. Untuk MHP, terdapat sedikit transaksi pasar. Di sisi pasokan, smelter hulu telah menjual habis pasokan kuartal pertama, dan penawaran kuartal kedua belum tersedia. Meskipun pedagang memberikan penawaran sporadis, sedikit kesepakatan yang diselesaikan di tengah ketidakjelasan arah dari peserta hulu dan hilir. Di sisi permintaan, beberapa smelter garam nikel hilir menghentikan operasi selama liburan, sementara produsen yang beroperasi normal mengonsumsi persediaan bahan baku mereka, mengakibatkan aktivitas pengadaan yang minimal oleh perusahaan. Di bawah keseimbangan pasokan-permintaan yang ketat secara keseluruhan, pembayaran nikel MHP dan pembayaran kobalt tetap kuat pada level tinggi minggu ini. Untuk matte nikel berkualitas tinggi, pasar mempertahankan keseimbangan pasokan-permintaan yang ketat, dengan koefisien yang tidak berubah.
Mengenai harga nikel selama liburan Tahun Baru Imlek, harga melonjak sebelum liburan karena Indonesia secara signifikan memotong kuota RKAB bijih nikel 2026 menjadi sekitar 250-260 juta ton, memicu sentimen bullish yang kuat di pasar. Setelah terkoreksi selama liburan, harga bangkit kembali. Pada 17 Februari, nikel LME ditutup pada $16.830/ton, turun 1,81% dari hari perdagangan sebelumnya. Dari 18 hingga 20 Februari, dipengaruhi oleh kecelakaan tanah longsor tailing di taman IMIP Indonesia, harga nikel LME mengalami pemulihan yang nyata, tetapi secara keseluruhan, terus berfluktuasi di bawah $18.000/ton. Kesimpulannya, harga nikel naik secara bulanan selama liburan Tahun Baru Imlek.
Dengan menggabungkan koefisien, selama liburan Tahun Baru Imlek 2026 (15 Februari hingga 23 Februari), harga untuk MHP dan matte nikel berkualitas tinggi meningkat, dan harga kobalt untuk MHP juga naik.
II. Perkembangan Industri
Pada 18 Januari 2026, bendungan tailing di proyek produk antara nikel di sebuah taman Indonesia mengalami kecelakaan tanah longsor. Area yang terdampak saat ini ditangguhkan operasinya.
III. Prospek Pasca-Liburan
Untuk koefisien produk antara nikel, di pasar MHP, karena ekspektasi kinerja harga nikel yang kuat dikombinasikan dengan penerimaan hilir yang rendah terhadap harga tinggi, pembayaran nikel diperkirakan memiliki ruang penurunan sedikit setelah liburan, sementara pembayaran kobalt diantisipasi untuk tetap kuat pada level tinggi. Di pasar matte nikel berkualitas tinggi, dukungan biaya yang kuat dan niat penjual yang teguh untuk mempertahankan harga tinggi menunjukkan bahwa pembayaran nikel kemungkinan akan tetap pada level yang tinggi. Untuk harga nikel, ekspektasi pengetatan pasokan tetap menjadi pendorong utama, dan harga diperkirakan akan memasuki fase fluktuasi lebar di level tinggi setelah liburan Tahun Baru Imlek, yang akan mendorong harga produk intermediate nikel.
Dari sisi biaya, untuk bahan pembantu utama sulfur, pasar berada di bawah tekanan dalam jangka pendek akibat gangguan sentimen liburan. Namun, dengan terus dilepaskannya kapasitas peleburan Indonesia dan peran sulfur sebagai bahan baku inti produksi asam, dukungan permintaan jangka panjang regional tetap solid. Harga diperkirakan akan bergerak sideways dalam kisaran tinggi, dengan ruang upside dalam jangka panjang. Harga bijih nikel, harga bijih nikel diperkirakan akan naik, dipengaruhi oleh berita pengetatan kuota, dampak kecelakaan longsor tailing di taman IMIP Indonesia, dan ekspektasi penimbunan bahan baku untuk komisioning proyek MHP baru. Dari perspektif keseluruhan, biaya MHP dan matte nikel berkualitas tinggi diperkirakan akan terus meningkat.



