Data dari Platform Kueri Statistik Kepabeanan Online menunjukkan bahwa impor katoda tembaga China pada Desember 2025 berjumlah 298.027,32 ton, turun 2,19% dibandingkan bulan sebelumnya (MoM) dan turun 27,00% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY).
Republik Demokratik Kongo (RDK) merupakan sumber impor terbesar, dengan 118.488,30 ton katoda tembaga yang diimpor dari RDK selama bulan tersebut, turun 17,48% MoM dan turun 29,36% YoY.
Rusia merupakan sumber terbesar kedua, dengan 27.701,59 ton katoda tembaga yang diimpor dari Rusia pada Desember, naik 136,10% MoM dan naik 15,01% YoY.
Tabel berikut merinci data impor katoda tembaga China untuk Desember 2025, berdasarkan informasi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai:

Sumber: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Catatan: 1. Termasuk katoda tembaga belum tempa dengan kandungan tembaga >99,9935%; katoda tembaga murni lainnya belum tempa; batang kawat tembaga murni belum tempa; bagian katoda tembaga murni belum tempa; billet tembaga murni belum tempa; dan tembaga murni belum tempa lainnya.
2. Total volume impor (total) juga mencakup data dari negara asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas.
(Komprehensif)



