CME mengubah metodologi penetapan margin untuk logam mulia

Telah Terbit: Jan 14, 2026 10:15
Operator bursa AS CME Group mengumumkan pada Senin bahwa mereka mengubah cara penetapan margin untuk logam mulia guna memastikan cakupan jaminan yang memadai mengingat volatilitas pasar saat ini.

| 13 Januari 2026 |

Operator bursa AS CME Group mengumumkan pada Senin bahwa mereka mengubah cara guna memastikan cakupan jaminan yang memadai mengingat volatilitas pasar saat ini.

Mulai 13 Januari, CME akan menetapkan margin untuk emas, perak, platinum, dan paladium berdasarkan persentase nilai kontrak, menurut sebuah pemberitahuan. Sebelumnya, margin ditetapkan berdasarkan jumlah dolar.

Margin merupakan setoran yang dibuat oleh investor di pasar berjangka untuk menutupi risiko wanprestasi. Biasanya, bursa meningkatkan persyaratan margin sebagai respons terhadap volatilitas harga yang meningkat.

Harga logam mulia telah mengalami fluktuasi cepat sejak tahun lalu dengan emas, perak, dan platinum mencetak serangkaian rekor tertinggi baru.

Emas melampaui pada Senin, melanjutkan momentum bullish yang didorong oleh kombinasi permintaan safe-haven, taruhan pada penurunan suku bunga AS, pembelian bank sentral yang kuat, tren dedolarisasi, dan pembelian ETF. Logam ini melonjak hampir 65% pada tahun 2025, kenaikan tahunan terbesarnya sejak 1979.

Harga perak dan platinum juga lebih dari dua kali lipat tahun lalu, dengan kedua logam didorong oleh berbagai faktor termasuk kelangkaan pasar fisik dan meningkatnya permintaan industri.

Paladium ditutup tahun 2025 dengan kenaikan 76%, keuntungan terbesarnya dalam 15 tahun.

Menurut pemberitahuan terbaru, CME telah menetapkan margin awal COMEX 100 Gold Futures sebesar 5%, sementara COMEX 5000 Silver dan Platinum Futures NYMEX sebesar 9%. Margin untuk Palladium Futures NYMEX ditetapkan sebesar 11%.

(Oleh Swati Verma; Disunting oleh Mrigank Dhaniwala)

Sumber:

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Memetakan Proyek PGM Afrika: Operasi Aktif dan Pengembangan Masa Depan
9 jam yang lalu
Memetakan Proyek PGM Afrika: Operasi Aktif dan Pengembangan Masa Depan
Baca Selengkapnya
Memetakan Proyek PGM Afrika: Operasi Aktif dan Pengembangan Masa Depan
Memetakan Proyek PGM Afrika: Operasi Aktif dan Pengembangan Masa Depan
Industri PGM Afrika tetap sangat terkonsentrasi di Afrika Selatan dan Zimbabwe, yang mencakup seluruh 51 aset pertambangan yang teridentifikasi. Afrika Selatan mendominasi baik operasi aktif maupun jalur pengembangan, sementara Zimbabwe menjadi pusat kedua yang lebih kecil namun penting secara strategis. Pertumbuhan pasokan di masa depan kemungkinan akan berlangsung bertahap dan didorong oleh segelintir ekspansi dan tambang baru.
9 jam yang lalu
Chifeng Gold: Penghentian Proyek Tanah Jarang Mengkang di Laos Diperkirakan Akan Memberikan Dampak Keseluruhan yang Relatif Kecil terhadap Kinerja Operasional Perusahaan
14 jam yang lalu
Chifeng Gold: Penghentian Proyek Tanah Jarang Mengkang di Laos Diperkirakan Akan Memberikan Dampak Keseluruhan yang Relatif Kecil terhadap Kinerja Operasional Perusahaan
Baca Selengkapnya
Chifeng Gold: Penghentian Proyek Tanah Jarang Mengkang di Laos Diperkirakan Akan Memberikan Dampak Keseluruhan yang Relatif Kecil terhadap Kinerja Operasional Perusahaan
Chifeng Gold: Penghentian Proyek Tanah Jarang Mengkang di Laos Diperkirakan Akan Memberikan Dampak Keseluruhan yang Relatif Kecil terhadap Kinerja Operasional Perusahaan
14 jam yang lalu
Saham Zimplats Merosot karena Tekanan Pasar Platinum Membebani Perusahaan Tambang.
15 jam yang lalu
Saham Zimplats Merosot karena Tekanan Pasar Platinum Membebani Perusahaan Tambang.
Baca Selengkapnya
Saham Zimplats Merosot karena Tekanan Pasar Platinum Membebani Perusahaan Tambang.
Saham Zimplats Merosot karena Tekanan Pasar Platinum Membebani Perusahaan Tambang.
[SMM Express] Saham Zimplats mendapat tekanan karena pelemahan pasar platina membebani sentimen investor terhadap produsen PGM yang berfokus di Zimbabwe. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas mengenai dampak pergerakan harga platina pada pendapatan tambang dan profitabilitas. Tekanan ini terjadi meski Zimplats terus melanjutkan program investasi jangka panjangnya di Zimbabwe, termasuk pengembangan tambang dan kapasitas pemrosesan. Pengungkapan terbaru perusahaan menunjukkan kemajuan berkelanjutan pada proyek ekspansi dan pemrosesan lokal, menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap industri PGM Zimbabwe. Bagi pasar PGM secara lebih luas, perkembangan ini menggambarkan sensitivitas produsen terhadap volatilitas harga komoditas, di mana harga yang lebih lemah berpotensi memengaruhi arus kas, keputusan investasi, dan imbal hasil pemegang saham. Pada saat yang sama, investasi berkelanjutan dalam kapasitas produksi dan pemrosesan dapat menjadi penopang jangka panjang jika kondisi pasar platina membaik.
15 jam yang lalu