Harga Nikel Melonjak ke Level Tertinggi Tahap pada 30 Desember 2025, Didorong Arus Dana dan Gangguan Pasokan

Telah Terbit: Dec 30, 2025 18:33

Harga nikel melonjak signifikan pada 30 Desember 2025. Harga kontrak tiga bulan nikel LME meroket menjadi $16.700/ton, dengan kenaikan harian melebihi 5%, mencapai level tertinggi baru dan mendekati level tertinggi sepanjang 2025. Di pasar spot, kisaran harga nikel rafinasi #1 SMM hari itu adalah 128.400–136.700 yuan/ton, dengan harga rata-rata 132.550 yuan/ton, naik 850 yuan/ton dari hari perdagangan sebelumnya.

Di tengah siklus penurunan suku bunga Fed AS dan pelemahan dolar AS, dana spekulatif besar-besaran mengalir ke pasar komoditas. Belakangan ini, logam-logam yang sebelumnya berkinerja kuat seperti perak, tembaga, dan timah mengalami koreksi signifikan. Sebaliknya, nikel sebagai komoditas dengan kenaikan sebelumnya yang relatif kecil dan undervalue menarik dana yang mengalir keluar dari logam mulia dan logam non-ferrous lainnya. Selain itu, gangguan pasokan yang sering terjadi di Indonesia semakin mendorong kenaikan harga nikel, membuat kinerjanya jauh lebih kuat dibandingkan logam non-ferrous lainnya.

Dalam jangka pendek, sementara ekspektasi kebijakan di Indonesia masih belum jelas, tren kuat yang didorong oleh ekspektasi dan arus masuk modal mungkin bertahan. Namun, inventaris nikel global tetap tinggi, dan seiring kenaikan harga nikel, smelter mungkin melanjutkan produksi, yang dapat meningkatkan tekanan inventaris. Jika tidak ada perbaikan substansial dalam permintaan, harga nikel mungkin tertekan dan menghadapi risiko koreksi signifikan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Flash News] Canada Nickel Menunjuk SB1 Markets untuk Mengatur Pembiayaan Utang hingga US$600 Juta untuk Proyek Crawford
26 Jun 2026 18:58
[SMM Flash News] Canada Nickel Menunjuk SB1 Markets untuk Mengatur Pembiayaan Utang hingga US$600 Juta untuk Proyek Crawford
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] Canada Nickel Menunjuk SB1 Markets untuk Mengatur Pembiayaan Utang hingga US$600 Juta untuk Proyek Crawford
[SMM Flash News] Canada Nickel Menunjuk SB1 Markets untuk Mengatur Pembiayaan Utang hingga US$600 Juta untuk Proyek Crawford
Canada Nickel Company Inc. telah menunjuk SB1 Markets AS sebagai penasihat eksklusif untuk mengatur pembiayaan utang hingga US$600 juta. Fasilitas ini akan memungkinkan perusahaan memonetisasi Kredit Pajak Investasi yang diharapkan timbul dari pembangunan Proyek Nikel Crawford miliknya. Canada Nickel berupaya menyelesaikan pengaturan pembiayaan tersebut pada akhir 2026, menjelang target keputusan investasi final (FID) untuk proyek Crawford pada 2027. Perusahaan mencatat bahwa tidak ada jaminan pendanaan yang diusulkan akan rampung sesuai rencana.
26 Jun 2026 18:58
SMM Flash News Swelect Energy Akuisisi 49% Saham di Gridnex Solar Power untuk Perluas Portofolio PLTS India
26 Jun 2026 18:55
SMM Flash News Swelect Energy Akuisisi 49% Saham di Gridnex Solar Power untuk Perluas Portofolio PLTS India
Baca Selengkapnya
SMM Flash News Swelect Energy Akuisisi 49% Saham di Gridnex Solar Power untuk Perluas Portofolio PLTS India
SMM Flash News Swelect Energy Akuisisi 49% Saham di Gridnex Solar Power untuk Perluas Portofolio PLTS India
Produsen produk surya dan kontraktor EPC asal India, Swelect Energy Systems Ltd, mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan untuk mengakuisisi 49% saham di Gridnex Solar Power Pvt Ltd, pengembang proyek fotovoltaik (PV) dan produsen listrik yang baru didirikan. Kepemilikan tersebut akan dibeli dari kontraktor teknik Apollo Green Energy melalui transaksi tunai senilai INR 4,31 miliar (USD 45,6 juta). Melalui anak perusahaannya, Swelect SolarKraft Pvt Ltd, Swelect akan mengakuisisi 4.900 lembar saham ekuitas, sementara Apollo tetap memegang mayoritas saham sebesar 51%. Gridnex Solar saat ini sedang mengembangkan delapan proyek surya terhubung jaringan dengan total kapasitas 80 MW, yang akan memasok listrik ke Madhya Pradesh Power Management Company Ltd (MPPMCL). Langkah ini tidak memerlukan persetujuan regulasi dan sejalan dengan ambisi Swelect untuk meningkatkan kehadirannya di pasar energi terbarukan India.
26 Jun 2026 18:55
[Analisis SMM] Harga Garam Nikel Melemah, Koefisien Produk Antara Tertekan dalam Jangka Pendek
26 Jun 2026 17:54
[Analisis SMM] Harga Garam Nikel Melemah, Koefisien Produk Antara Tertekan dalam Jangka Pendek
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Harga Garam Nikel Melemah, Koefisien Produk Antara Tertekan dalam Jangka Pendek
[Analisis SMM] Harga Garam Nikel Melemah, Koefisien Produk Antara Tertekan dalam Jangka Pendek
Harga Garam Nikel Tetap Lemah, Koefisien Produk Antara di Bawah Tekanan Jangka Pendek
26 Jun 2026 17:54