【Berita Nikel SMM】

Telah Terbit: Dec 24, 2025 09:05

Logam dasar mengalami reli luas baru-baru ini. Nikel, yang sebelumnya diperdagangkan mendekati level terendah lima tahun, telah menarik perhatian signifikan investor. Setelah Indonesia, produsen nikel terbesar dunia, mengumumkan rencana pengurangan besar kuota RKAB untuk bijih nikel pada 2026, ekspektasi pemotongan produksi dari sisi pasokan sangat merangsang sentimen bullish, mendorong kenaikan tajam harga nikel global. Pada malam 23 Desember, futures nikel melonjak segera setelah sesi malam dibuka. LME nikel naik hingga 4,65%, mendekati $16.000/ton, sementara kontrak nikel SHFE paling aktif naik hingga 6,88% selama sesi malam, menembus 130.000 yuan/ton dan mencapai level tertinggi untuk harga nikel sejak semester kedua 2025. Menurut SMM, Kementerian ESDM Indonesia memang telah mulai memperketat pasokan bijih nikel dari "sisi pasokan," meskipun metode implementasi akhir masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Di pasar spot, harga rata-rata nikel rafinasi SMM #1 adalah 125.250 yuan/ton, dengan kenaikan lebih dari 10.000 yuan/ton dalam lima hari. Namun, transaksi pasar spot baru-baru ini lemah, dan kenaikan tajam harga nikel semakin menekan keinginan pembelian hilir. Realitas fundamental inventaris tinggi dan permintaan lemah untuk nikel tetap tidak berubah. Inventaris LME nikel tetap tinggi di 253.000 ton, inventaris sosial nikel rafinasi SMM telah mencapai 59.000 ton, dan SMM memprakirakan surplus nikel primer global.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
10 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Baca Selengkapnya
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Peristiwa El Niño 2026 terus menguat, dengan pemantauan iklim internasional menunjukkan bahwa ini bisa menjadi salah satu peristiwa El Niño terkuat yang pernah tercatat. Indonesia sudah mengalami panas dan kondisi kering yang signifikan, dengan El Niño diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan September. Menurut SMM, kekurangan air saat ini di IMIP terutama memengaruhi produksi baja karbon, sementara produksi nikel belum terdampak. Namun, jika cuaca kering dan kekurangan air terus berlanjut, tekanan lebih lanjut pada pasokan air industri dapat meningkatkan risiko pengurangan produksi nikel.
10 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
12 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan nonbesi di SHFE dan DCE pada 2 September 2026
12 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
12 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Dari sisi harga, pekan ini menandai minggu pertama siklus penetapan harga HMA untuk paruh pertama September, dengan HMA berada di 16.733,33 dolar AS per ton. Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia disesuaikan untuk ketiga kadar: • Ni 1,3%: harga rata-rata CIF $30/wmt • Ni 1,4%: harga rata-rata CIF $52,8/wmt • Ni 1,5%: harga rata-rata CIF $59,2/wmt ________________________________________ Pembaruan Kebijakan Indonesia & DSI ICOMEX — 2 September 2026 Pasar bijih nikel Indonesia masih berada dalam masa tunggu, dengan pasar memantau secara ketat persetujuan RKAB lebih lanjut dan potensi penyesuaian kuota. Sementara itu, DSI terus mengembangkan ICOMEX, platform digitalnya untuk memantau dan mengatur ekspor mineral dan komoditas strategis. Platform ini diharapkan secara bertahap mengintegrasikan data utama terkait ekspor, termasuk kontrak, harga, kadar bijih, kode HS, kapal, tujuan, dan informasi penyelesaian. Pengembangan ICOMEX diharapkan dapat meningkatkan transparansi data ekspor, pengawasan regulasi, dan pemantauan harga, sekaligus memberikan pandangan yang lebih menyeluruh kepada pemerintah mengenai arus ekspor mineral. Kondisi cuaca di wilayah-wilayah penghasil nikel utama secara umum masih terkendali, meskipun hujan lebat setempat masih dapat menyebabkan gangguan sementara pada penambangan dan logistik. Pasar juga menantikan potensi revisi formula HPM untuk bijih limonit. Setiap perubahan pada mekanisme penetapan harga, terutama perlakuan logam ikutan dan faktor koreksi, dapat memengaruhi harga limonit dan keekonomian bahan baku HPAL. Secara keseluruhan, pasar tetap berhati-hati, dengan persetujuan RKAB, pengembangan ICOMEX, kondisi cuaca, dan potensi revisi HPM limonit menjadi faktor-faktor utama yang perlu dicermati dalam waktu dekat.
12 jam yang lalu
Logam dasar mengalami reli luas baru-baru ini. Nikel, yang sebelumnya - Shanghai Metals Market (SMM)