Inalum Luncurkan Tender untuk Pasokan Listrik Dukung Ekspansi Aluminium Besar-besaran

Telah Terbit: Dec 19, 2025 17:47
[SMM Aluminum Express News] PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membutuhkan pasokan listrik besar untuk mendukung ekspansi: smelter aluminium baru di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Tahap 2 di Mempawah, Kalimantan Barat (ditargetkan beroperasi pada 2028). Untuk SGAR Tahap 2, kebutuhan operasional adalah 932 MW, dengan kapasitas terpasang direncanakan 1,2 GW (6 unit x 200 MW: 5 aktif, 1 siaga untuk pemeliharaan) guna memastikan ketersediaan 100%. Inalum tidak akan membangun pembangkit listrik sendiri tetapi meluncurkan proses lelang bagi mitra domestik untuk mengembangkan dan memasok listrik. Kepala Al Jufri (18 Des 2025) mengonfirmasi lelang sedang berlangsung, menekankan pasokan stabil yang kritis bagi operasi smelter.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pemrosesan Aluminium Pulih 0,3% Menjadi 60,3%, Tanda Pemulihan Muncul di Tengah Variasi Sektor
10 jam yang lalu
Pemrosesan Aluminium Pulih 0,3% Menjadi 60,3%, Tanda Pemulihan Muncul di Tengah Variasi Sektor
Baca Selengkapnya
Pemrosesan Aluminium Pulih 0,3% Menjadi 60,3%, Tanda Pemulihan Muncul di Tengah Variasi Sektor
Pemrosesan Aluminium Pulih 0,3% Menjadi 60,3%, Tanda Pemulihan Muncul di Tengah Variasi Sektor
Minggu ini, tingkat operasi para pemimpin industri di sektor pengolahan hilir aluminium China naik 0,3 poin persentase dibandingkan minggu lalu menjadi 60,3%, mengakhiri tren penurunan selama beberapa minggu dan menunjukkan tanda-tanda berhentinya penurunan serta pemulihan.
10 jam yang lalu
Persediaan Billet Aluminium Menurun, Biaya Pemrosesan Turun di Tengah Pemulihan Harga dan Pertumbuhan Pasokan[Analisis SMM]
11 jam yang lalu
Persediaan Billet Aluminium Menurun, Biaya Pemrosesan Turun di Tengah Pemulihan Harga dan Pertumbuhan Pasokan[Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Persediaan Billet Aluminium Menurun, Biaya Pemrosesan Turun di Tengah Pemulihan Harga dan Pertumbuhan Pasokan[Analisis SMM]
Persediaan Billet Aluminium Menurun, Biaya Pemrosesan Turun di Tengah Pemulihan Harga dan Pertumbuhan Pasokan[Analisis SMM]
11 jam yang lalu
Stok Billet Aluminium Turun ke 139.500 mt, Penarikan Gudang Pulih, Biaya Pemrosesan Tertekan di Seluruh Lini [SMM Analysis]
11 jam yang lalu
Stok Billet Aluminium Turun ke 139.500 mt, Penarikan Gudang Pulih, Biaya Pemrosesan Tertekan di Seluruh Lini [SMM Analysis]
Baca Selengkapnya
Stok Billet Aluminium Turun ke 139.500 mt, Penarikan Gudang Pulih, Biaya Pemrosesan Tertekan di Seluruh Lini [SMM Analysis]
Stok Billet Aluminium Turun ke 139.500 mt, Penarikan Gudang Pulih, Biaya Pemrosesan Tertekan di Seluruh Lini [SMM Analysis]
Persediaan billet aluminium turun menjadi 139.500 mt, dengan penarikan gudang yang pulih dan biaya pemrosesan tertekan di semua lini. Menurut statistik SMM, pada 27 Agustus, persediaan billet aluminium di area konsumsi domestik utama tercatat sebesar 139.500 mt, turun 5.000 mt dari Senin lalu dan turun 3.500 mt dari Kamis lalu, mengakhiri tren penumpukan sebelumnya dan berbalik menjadi penurunan mingguan tipis. Sebagai perbandingan, jumlah ini 5.500 mt lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2025, 29.400 mt lebih tinggi dari 2024, dan 69.900 mt lebih tinggi dari 2023, dengan total persediaan masih berada pada level yang relatif tinggi untuk periode yang sama dalam beberapa tahun terakhir.
11 jam yang lalu
[SMM Aluminum Express News] PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mem - Shanghai Metals Market (SMM)