India tetap menjadi importir baja bersih pada Januari–Oktober 2025, meski total impor turun menjadi sekitar 8 juta ton, turun 15% secara tahunan.
Penurunan ini menyusul penerapan bea safeguard 12% oleh pemerintah, yang menaikkan biaya landed baja impor di atas harga domestik—misalnya, HRC domestik tetap lebih murah INR 7,500–8,000/ton dibandingkan kiriman dari China pada awal Oktober.
Tren Impor
• Impor dari China anjlok lebih dari 50% secara tahunan.
• Impor dari Korea Selatan turun 4%; Jepang turun 24%.
• Impor dari Vietnam dan asal lainnya meningkat.
• Impor baja rata turun 27% menjadi 5,45 juta ton.
• Impor baja panjang turun 10% menjadi sekitar 1,3 juta ton.
• China, Indonesia, dan Vietnam.
India mengekspor 8,9 juta ton baja dalam 10 bulan pertama 2025, hampir datar secara tahunan.
• Ekspor ke UE turun 14% menyusul langkah CBAM yang akan datang.
• Pengiriman ke UAE melonjak.
• Ekspor ke AS naik karena pembeli memesan lebih awal sebelum aturan tarif baru.
![Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EutUV20251217171724.jpeg)
![[SMM inventaris batu bara kokas dan kokas] Minggu ini, inventaris kokas di perusahaan kokas mencapai 449.000 ton](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EXHJE20251217171720.jpg)

