Adaro Minerals Mulai Operasikan Smelter Aluminium Baru di Kalimantan Utara Pertengahan Desember

Telah Terbit: Nov 23, 2025 16:27

Perusahaan Indonesia Adaro Minerals (ADMR) menyatakan bahwa pabrik peleburan aluminium baru yang dibangun di Kalimantan Utara akan mulai beroperasi pertengahan Desember, menandai langkah penting dalam upaya Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral domestik. Terletak di pulau Kalimantan, fasilitas ini diperkirakan akan menjadi salah satu proyek aluminium utama di Indonesia.

Wito Krisnahadi, Presiden Kalimantan Aluminium, menunjukkan bahwa pabrik peleburan akan mulai produksi mulai bulan depan, dengan output secara bertahap meningkat hingga awal tahun depan. Dia memproyeksikan bahwa pada Oktober 2026, produksi tahunan pabrik akan mencapai 500.000 ton. Selain target Fase 1, perusahaan telah menetapkan tujuan jangka panjang untuk memperluas proyek Kalimantan Utara, meningkatkan kapasitas tahunannya menjadi 1,5 juta ton.

Pada 2023, Indonesia memberlakukan larangan ekspor bauksit untuk mendorong investasi dalam produksi alumina dan aluminium primer domestik. Pengembangan saat ini merupakan langkah krusial lainnya menuju swasembada dalam produksi alumina dan aluminium.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Perusahaan Indonesia Adaro Minerals (ADMR) menyatakan bahwa pabrik pel - Shanghai Metals Market (SMM)