[SMM Aluminium Express News] Pemerintah Indonesia secara tegas memajukan agenda hilirisasi sebagai mandat konstitusional untuk meningkatkan kesejahteraan nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan strategi ini penting untuk memutus ketergantungan negara pada ekspor bahan baku dan memperkuat posisinya dalam rantai nilai global.
Komitmen ini didukung oleh tindakan nyata, dengan 18 proyek prioritas telah diidentifikasi bernilai investasi lebih dari Rp 618 triliun. Pilar utama dari rencana ini adalah pengembangan industri alumina domestik. Mengubah bauksit mentah menjadi alumina olahan merupakan langkah kritis untuk meraih nilai ekonomi yang lebih besar dan membangun struktur industri yang tangguh.
Dorongan komprehensif ini, yang dikelola oleh gugus tugas nasional khusus, telah menghasilkan dampak signifikan dengan menciptakan lebih dari 276.000 lapangan kerja baru. Pemerintah menekankan bahwa hilirisasi adalah jalan pasti untuk memastikan sumber daya alam Indonesia menjadi sumber kesejahteraan kolektif dan kedaulatan nasional, bergerak melampaui "kutukan sumber daya" menuju industrialisasi berbasis teknologi.


![Sentimen Perdagangan Sedikit Membaik di Tiongkok Tengah dan Timur, Permintaan Penimbunan Dilepaskan [Komentar Tengah Hari Aluminium Spot SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PerRJ20251217171650.jpg)
