Menurut data yang dirilis oleh Platform Kueri Statistik Online Bea Cukai, impor katoda tembaga China pada September 2025 mencapai 374.075,58 ton, naik 21,76% secara bulanan dan naik 7,44% secara tahunan.
Republik Demokratik Kongo merupakan negara asal terbesar, dengan impor katoda tembaga dari RDK mencapai 126.834,67 ton pada bulan tersebut, naik 0,42% secara bulanan dan naik 3,27% secara tahunan.
Rusia menempati posisi asal terbesar kedua, dengan impor katoda tembaga dari Rusia berjumlah 48.359,13 ton, naik 91,76% secara bulanan dan naik 37,40% secara tahunan.
Berikut adalah rincian data impor katoda tembaga China untuk September 2025, yang disusun dari data di situs web resmi Administrasi Umum Bea Cukai:

Sumber data: Administrasi Umum Bea Cukai
Catatan: 1. Termasuk katoda tembaga belum wrought dengan kandungan tembaga >99,9935%; katoda tembaga halus lainnya belum wrought; batang kawat tembaga halus belum wrought; bagian katoda tembaga halus belum wrought; billet tembaga halus belum wrought; tembaga halus belum wrought lainnya.
2. Total volume impor (total) juga mencakup data dari beberapa negara asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas.
(Laporan Komprehensif)



