ABI Peringatkan Miliaran Ton Bauksit Indonesia Terkubur di Bawah Perkebunan Kelapa Sawit

Telah Terbit: Oct 17, 2025 11:00

[SMM Aluminum Express News] Ketua Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI), Ronald Sulistyanto, mengungkapkan tantangan struktural signifikan yang dihadapi industri bauksit nasional. Dia mengungkapkan bahwa sekitar 90% cadangan bauksit terdata Indonesia berada di bawah lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU), terutama perkebunan kelapa sawit.

Akibatnya, cadangan besar tersebut, diperkirakan antara 1 hingga 2 miliar metrik ton, tidak dapat dimanfaatkan tanpa akses formal ke area HGU tersebut. Komplikasi lebih lanjut adalah perkebunan berusia di bawah 15 tahun biasanya menolak akses karena belum dijadwalkan untuk penanaman ulang.

Untuk mengatasi hambatan pengembangan sumber daya mineral ini, Sulistyanto mendesak pemerintah menetapkan regulasi jelas yang mewajibkan kerja sama Bisnis-ke-Bisnis (B2B) antara pemegang HGU dan perusahaan pertambangan. Dia menegaskan bahwa syarat setara dapat dibentuk, memungkinkan operasi pertanian berlanjut hingga masa penanaman ulang tiba, sehingga ekstraksi mineral dapat dilakukan tanpa merugikan kepentingan perkebunan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
[SMM Aluminum Express News] Ketua Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI), Ro - Shanghai Metals Market (SMM)