Menurut Mining.com, proyek emas-antimon Stibnite senilai $1,3 miliar milik Perpetua Resources di Idaho telah mendapat persetujuan dari Dinas Kehutanan AS (USFS).
Perusahaan ini diberi tahu tentang keputusan proyek pada Januari, memperoleh persetujuan federal akhir pada Mei, dan pemberitahuan Jumat lalu merupakan langkah terakhir sebelum konstruksi, memungkinkan pekerjaan dimulai setelah pendanaan tersedia.
Perusahaan berharap dapat menyelesaikan pendanaan obligasi dalam beberapa minggu ke depan, dan konstruksi dapat dimulai pada Oktober.
Proyek Stibnite diperkirakan akan memulai produksi resmi pada 2028, memasok lebih dari 100 juta pon antimon selama masa tambang 15 tahun, memenuhi lebih dari 35% kebutuhan tahunan AS.
Antimon sangat penting untuk industri pertahanan, termasuk amunisi, serta teknologi energi terbarukan seperti panel surya. Saat ini, AS tidak memiliki produksi antimon domestik dan sangat bergantung pada impor untuk konsumsinya.
"Ini adalah tonggak sejarah," kata Jon Cherry, CEO Perpetua Resources, dalam siaran pers. "Setelah delapan tahun evaluasi dan investasi lebih dari $400 juta, proyek emas-antimon Stibnite siap memasok AS. Stibnite akan dihidupkan kembali sebagai deposit mineral strategis nasional."
Proyek ini juga diperkirakan menghasilkan hampir 450.000 ons emas per tahun, meningkatkan pendapatan proyek. Tambang ini memiliki cadangan terbukti dan probable sebesar 148 juta pon antimon dan lebih dari 6 juta ons emas.
Tahun lalu, Bank Ekspor-Impor AS (Exim) menawarkan surat minat pendanaan $1,8 miliar kepada perusahaan, yang masih dalam evaluasi.
Proyek ini mendapat dukungan dari taipan investasi John Paulson dan juga menarik perhatian pemerintah AS.
Perpetua Resources menekankan baik produksi penambangan maupun restorasi lingkungan. Rencana tambang akhir mengurangi jejak ekologis sebesar 13%, meningkatkan kondisi sungai dan lahan basah, serta memulihkan habitat ikan.
Namun, proyek ini menghadapi penentangan dari Suku Nez Perce di Idaho, yang khawatir dapat membahayakan populasi salmon di daerah tersebut.
Tambang ini terletak di daerah Stibnite-Yellow Pine, Idaho, 222 kilometer timur laut Boise, dan merupakan pemasok utama antimon selama Perang Dunia II.
Sebuah studi kelayakan menunjukkan cadangan bijih terbukti dan terduga sebesar 104,6 juta ton metrik, dengan kadar emas 1,43 g/ton dan kadar antimon 0,064%, setara dengan cadangan emas 4,8 juta ons dan cadangan antimon 148 juta pon.


![Harga Antimon Terus Naik [Ulasan Mingguan Pasar Spot Antimon SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/teIej20251217171724.jpeg)
