Pasar Tembaga Impor China Aktif pada Agustus, Premi Yangshan Bangkit Seiring Penurunan Stok Bonded

Telah Terbit: Aug 31, 2025 22:08
Pada Agustus, pasar tembaga impor China tetap aktif, dengan premi Yangshan perlahan pulih di tengah volatilitas.

Pada Agustus, pasar tembaga impor China tetap aktif, dengan premi Yangshan perlahan pulih di tengah volatilitas. Rata-rata premi TC/BL naik dari sekitar $58/ton menjadi $60/ton, sementara premi waran gudang meningkat dari $46/ton menjadi $53/ton. Premi tembaga EQ CIF juga menguat dari $24/ton menjadi $28/ton. Aktivitas perdagangan bergairah, dengan penawaran dan permintaan yang sering dari pembeli dan penjual, meskipun spread bid-ask yang lebar berarti transaksi aktual hanya menunjukkan pergeseran naik yang stabil.

Beberapa faktor mendukung kekuatan pasar: pertama, peningkatan signifikan dalam inventaris LME memperlebar kontango terdekat, meningkatkan ekonomi arbitrase impor dan membuka kembali jendela impor sementara, mendorong beberapa trader menambah posisi arbitrase long. Kedua, data bea cukai menunjukkan ekspor tembaga Juli jauh melebihi ekspektasi, meningkatkan antisipasi pasar bahwa sebagian stok LME bisa kembali ke China, mendongkrak sentimen bullish. Ketiga, pasokan tembaga olahan domestik diperkirakan menyusut pada September, sementara pertumbuhan impor tetap terbatas, lebih mendorong premi naik.

Inventaris zona bonded cenderung turun pada Agustus, turun dari 79 ribu ton di awal bulan menjadi 75 ribu ton pada akhir bulan. Penurunan ini terutama didorong oleh dibukanya kembali jendela impor, aktivitas clearance bea cukai yang lebih aktif oleh pemegang, dan pemulihan permintaan domestik. Sementara itu, berkurangnya ekspor spot dari smelter juga membatasi kedatangan baru ke gudang bonded.

Melihat ke depan ke September, output olahan domestik diperkirakan turun tajam dibandingkan Agustus, dengan kesenjangan pasokan tembaga scrap beralih ke tembaga olahan. Kinerja SHFE yang kuat dan rasio impor yang membaik kemungkinan akan menjaga jendela impor tetap terbuka, mendukung permintaan yang berkelanjutan. Dalam jangka pendek, premi tembaga Yangshan diperkirakan akan bergerak lebih tinggi.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Gangguan di Sisi Tambang Mendorong Harga Tembaga Naik, Inversi Selisih Harga Tembaga SHFE dan Tembaga BC Semakin Melebar [Komentar Tembaga BC SMM]
4 jam yang lalu
Gangguan di Sisi Tambang Mendorong Harga Tembaga Naik, Inversi Selisih Harga Tembaga SHFE dan Tembaga BC Semakin Melebar [Komentar Tembaga BC SMM]
Read More
Gangguan di Sisi Tambang Mendorong Harga Tembaga Naik, Inversi Selisih Harga Tembaga SHFE dan Tembaga BC Semakin Melebar [Komentar Tembaga BC SMM]
Gangguan di Sisi Tambang Mendorong Harga Tembaga Naik, Inversi Selisih Harga Tembaga SHFE dan Tembaga BC Semakin Melebar [Komentar Tembaga BC SMM]
4 jam yang lalu
[Analisis SMM] Asam Sulfat: Variabel Kunci yang Membentuk Ulang Logika Penetapan Harga Tembaga
5 jam yang lalu
[Analisis SMM] Asam Sulfat: Variabel Kunci yang Membentuk Ulang Logika Penetapan Harga Tembaga
Read More
[Analisis SMM] Asam Sulfat: Variabel Kunci yang Membentuk Ulang Logika Penetapan Harga Tembaga
[Analisis SMM] Asam Sulfat: Variabel Kunci yang Membentuk Ulang Logika Penetapan Harga Tembaga
[Analisis SMM] Asam Sulfat: Variabel Kunci yang Membentuk Ulang Logika Penetapan Harga Tembaga
5 jam yang lalu
Jadwal Dimulainya Kembali Produksi Tambang Tembaga Grasberg Tetap Tidak Berubah
7 jam yang lalu
Jadwal Dimulainya Kembali Produksi Tambang Tembaga Grasberg Tetap Tidak Berubah
Read More
Jadwal Dimulainya Kembali Produksi Tambang Tembaga Grasberg Tetap Tidak Berubah
Jadwal Dimulainya Kembali Produksi Tambang Tembaga Grasberg Tetap Tidak Berubah
Pada siang hari, sumber pasar melaporkan bahwa Freeport-McMoRan telah menunda jadwal pemulihan produksi penuh tambang tembaga Grasberg di Indonesia ke awal 2028, satu tahun lebih lambat dari ekspektasi sebelumnya. Menurut SMM, perwakilan Freeport merespons bahwa status pemulihan produksi tambang tembaga Grasberg konsisten dengan pengungkapan resmi yang disampaikan selama earnings call Q1. Rencana spesifiknya adalah sebagai berikut: memulai kembali produksi Grasberg Block Cave (GBC) blok produksi 1S pada Q2 2027, dan memulai kembali blok produksi 1C sebelum akhir 2027. Pasar sebaiknya tidak menginterpretasikan hal ini secara berlebihan, dan semua pihak disarankan untuk memantau apakah ada pernyataan terbaru lebih lanjut dalam dokumen pengungkapan perusahaan selanjutnya.
7 jam yang lalu