- Dari Januari hingga Mei, impor lembaran & pelat turun 16,8% YoY, dengan penurunan signifikan pada lembaran (strip) berlapis dan berlapis emas serta HRC.
Menurut data dari Badan Bea Cukai Umum, Tiongkok mengimpor 481.000 ton baja pada Mei, turun 7,9% MoM. Dari Januari hingga Mei, total impor baja mencapai 2,553 juta ton, turun 16,1% YoY.
Dari Januari hingga Mei, Tiongkok mengimpor total 2,116 juta ton lembaran & pelat, turun 16,8% YoY. Berdasarkan jenis produk, total impor lembaran (strip) berlapis turun 38,3% YoY, lembaran (strip) berlapis emas turun 24,2% YoY, HRC turun 22,5% YoY, dan pelat ketebalan sedang turun 18,3% YoY. Selain itu, total impor baja strip, lembaran dingin, dan lembaran (strip) baja listrik semuanya menunjukkan penurunan yang bervariasi YoY.
- Dari Januari hingga Mei, ekspor lembaran & pelat turun 0,8% YoY, dengan ekspor HRC turun lebih dari 22%.
Data dari Badan Bea Cukai Umum menunjukkan bahwa Tiongkok mengekspor 10,578 juta ton baja pada Mei 2025, naik 1,1% MoM. Dari Januari hingga Mei, total ekspor baja mencapai 48,469 juta ton, naik 8,9% YoY.
Dari Januari hingga Mei, Tiongkok mengekspor total 30,387 juta ton lembaran & pelat, turun 0,8% YoY. Berdasarkan jenis produk, total ekspor HRC turun 22,1% YoY, jauh melebihi penurunan produk lembaran lainnya. Total ekspor lembaran dingin turun 5,3% YoY. Namun, untuk jenis produk lainnya selain lembaran dingin dan HRC, seperti baja strip, pelat ketebalan sedang, lembaran (strip) berlapis/berlapis emas, dan lembaran (strip) baja listrik, total ekspor semuanya menunjukkan pertumbuhan yang bervariasi YoY.
Sejak 2025, sanksi anti-dumping terhadap produk baja biasa seperti HRC dari Tiongkok di pasar luar negeri telah meningkat. Dalam konteks basis yang tinggi pada periode yang sama tahun lalu, ekspor HRC telah sangat terpengaruh.
Dalam hal proporsi ekspor produk lembaran, dari Januari hingga Mei 2025, pangsa ekspor lembaran (strip) berlapis emas meningkat dari 25% menjadi 28%, pelat ketebalan sedang meningkat dari 13% menjadi 15%, lembaran (strip) berlapis meningkat dari 9% menjadi 13%, dan baja strip meningkat dari 1% menjadi 2%.
Namun, pangsa ekspor HRC menurun dari 40% menjadi 31%, dan pangsa ekspor lembaran baja canai dingin menurun dari 10% menjadi 9%.
Di tengah persaingan ekspor yang semakin ketat, dampak dari langkah-langkah anti-dumping terus meningkat. Dalam struktur ekspor lembaran baja & pelat baja tradisional, proporsi lembaran baja canai dingin dan HRC secara bertahap menurun, sedangkan proporsi bahan bernilai tambah tinggi seperti lembaran (strip) berlapis/berplastik secara bertahap meningkat.
- Prospek
Secara keseluruhan, meskipun ekspor baja terus meningkat secara tahunan dari Januari hingga Mei 2025, ekspor lembaran baja & pelat baja, terutama HRC kelas rendah, secara perlahan "menurun"... Masa depan ekspor baja penuh dengan ketidakpastian, tetapi dapat diprediksi bahwa ekspor baja Tiongkok sedang mengalami transformasi dan peningkatan dari bersaing dengan harga rendah menjadi mengekspor lebih banyak baja bernilai tambah tinggi dan produk baja berlabel "Buatan Tiongkok" ke dunia.


![Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EutUV20251217171724.jpeg)
