[Guinea Berupaya Merestrukturisasi Sektor Pertambangan melalui Pencabutan Izin]
Pemerintah Guinea telah mencabut hampir 200 izin pertambangan yang dianggap tidak sesuai, dan menempatkan zona yang terkena dampak menjadi cadangan strategis. Menteri Perhubungan dan juru bicara pemerintah Ousmane Gaoual Diallo menekankan bahwa keputusan tersebut bukanlah sebagai hukuman, tetapi bagian dari upaya yang lebih luas untuk mereformasi dan menegakkan ketertiban di sektor pertambangan. Tujuannya adalah untuk membangun industri yang lebih kredibel, transparan, dan patuh hukum.
Ia mencatat bahwa tindakan tersebut didasarkan pada kontrak hukum dan kode pertambangan negara, yang memungkinkan perusahaan yang terkena dampak untuk mengajukan banding. Perusahaan yang kehilangan izinnya dapat mengajukan permohonan kembali ketika konsesi ditenderkan ulang, selama mereka memenuhi persyaratan baru. Namun, mereka yang terbukti bersalah melakukan pelanggaran serius akan dilarang masuk kembali. Pemerintah bersikeras bahwa komitmen keuangan dan sosial sebelumnya masih harus dipenuhi, karena berupaya menjunjung tinggi kepentingan nasional dan standar hukum.


![Kenaikan harga tender September diterapkan; aluminium fluorida melanjutkan tren kuatnya [Tinjauan Mingguan Garam Fluorida SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qKBjc20251217171650.jpg)
