Kodal Minerals baru-baru ini memberikan pembaruan mengenai kemajuan Proyek Litium Bougouni yang terletak di selatan Mali. Dioperasikan oleh anak perusahaannya di Inggris, KMUK, proyek tersebut mendekati penyelesaian konstruksi dan berhasil memproduksi batch pertama konsentrat spodumene litium pada Februari 2025. Pabrik pengolahan dense media separation (DMS) di lokasi tersebut telah menghasilkan lebih dari 11.000 ton konsentrat spodumene hingga saat ini, menunjukkan kemajuan stabil menuju produksi komersial. Selama minggu terakhir Maret 2025, pabrik tersebut memproses 13.400 ton bijih mentah, menghasilkan 1.920 ton konsentrat spodumene dengan kadar 5,63% Li₂O.
Proyek tersebut telah menimbun konsentrat spodumene setara dengan volume produksi bulan pertama yang diharapkan, dengan inventaris terus bertambah untuk memastikan pasokan stabil di masa depan. Setelah pemerintah Mali menyelesaikan transfer izin pertambangan dan menerbitkan izin ekspor, konsentrat akan dikirim ke China melalui Pelabuhan Abidjan di Pantai Gading. Terkait transfer izin, proses perpindahan kepemilikan dari Future Minerals SARL ke Les Mines de Lithium de Bougouni SA (LMLB) yang terdaftar secara lokal berjalan lancar. Reorganisasi kepemilikan saham LMLB telah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Pertambangan dan Keuangan Mali, dengan hanya sisa persetujuan akhir dari Presiden Assimi Goïta.
Karena penundaan dalam proses transfer izin, KMUK secara resmi meminta perpanjangan untuk pembayaran kedua sebesar tujuh juta lima ratus ribu dolar kepada pemerintah Mali sesuai kesepakatan. Pemerintah telah mengakui penerimaan permintaan tersebut dan sedang meninjau. Bernard Aylward, CEO Kodal Minerals, menyatakan bahwa optimasi dan modifikasi berkelanjutan di pabrik pengolahan memberikan hasil positif, dengan peningkatan produksi berjalan sesuai rencana. Penimbunan konsentrat yang terus bertambah dan kapasitas produksi yang meningkat telah meletakkan dasar kuat untuk mencapai target produksi 11.000 ton per bulan. Perusahaan sepenuhnya mendukung KMUK untuk menyelesaikan transfer izin dan menantikan persetujuan akhir Presiden sebagai penanda penyelesaian proses penting ini.
Sebagai proyek pengembangan litium strategis di Afrika Barat, penugasan sukses Tambang Litium Bougouni akan memberikan kontribusi positif dalam diversifikasi rantai pasokan litium global. Kasus ini juga menyoroti peran penting kebijakan negara tuan rumah dalam pengembangan pertambangan. Dengan transisi proyek ke produksi komersial, proyek ini siap menjadi sumber pasokan litium signifikan bagi industri energi baru global.
![[Baterai solid-state: produksi elektrolit sulfida 70 mt, Januari-Agustus]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/Bwmed20251217171726.jpg)
![[SMM Analysis] Eropa Mencari Kemandirian Rantai Pasokan Litium, Namun Proyek-Proyeknya Menarik Investor Asia](https://imgqn.smm.cn/usercenter/nVnLo20251217171728.jpg)

