[SMM Topik Hangat: Seberapa Signifikan Dampak Langkah Anti-Dumping Korea Selatan terhadap Gulungan Baja Canai Panas Tiongkok?]

Telah Terbit: Mar 7, 2025 13:40
Varietas dan data yang terlibat dalam kasus anti-dumping yang diajukan oleh Korea Selatan terhadap China adalah sebagai berikut: total volume ekspor produk yang terlibat ke Korea Selatan sepanjang tahun 2024 adalah 3,130,700 mt. Di antaranya, produk dengan jumlah lebih besar adalah gulungan baja biasa canai panas lainnya dengan ketebalan 4,75mm ≤ ketebalan ≤ 10mm; gulungan baja biasa canai panas lainnya dengan ketebalan 3mm ≤ ketebalan < 4,75mm; dan gulungan besi atau baja non-paduan canai panas lainnya dengan ketebalan 1,5mm ≤ ketebalan < 3mm...

[Topik Hangat SMM: Korea Selatan Meluncurkan Investigasi Anti-Dumping terhadap Gulungan Baja Canai Panas China—Seberapa Signifikan Dampaknya?]

  • Latar Belakang
  • 28 Februari 2025Komisi Perdagangan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan mengumumkan pada 28 Februari bahwa mereka memutuskan untuk memulai investigasi anti-dumping terhadap pelat baja karbon canai panas dan pelat baja paduan canai panas yang berasal dari China dan Jepang. Komisi Perdagangan akan mempublikasikan rincian tersebut di lembaran resmi pada 4 Maret dan melakukan investigasi awal selama tiga bulan, diikuti dengan investigasi formal yang berlangsung tiga hingga lima bulan.

4 Maret 2025

  • Pada 4 Maret 2025, pemerintah Korea Selatan secara resmi mengumumkan peluncuran investigasi anti-dumping terhadap gulungan baja canai panas (HRC) dari China dan Jepang. Investigasi ini dimulai atas permohonan Hyundai Steel, yang menuduh produk HRC China dan Jepang melakukan praktik dumping yang merugikan industri baja domestik Korea Selatan. Menurut pengumuman Komisi Perdagangan Korea (KTC), investigasi awal diharapkan selesai pada akhir Maret, setelah itu fase investigasi substantif akan dimulai. Periode investigasi keseluruhan dapat diperpanjang hingga dua bulan. Investigasi mencakup produk canai panas dari baja karbon atau baja paduan, melibatkan beberapa kode HS (HSK 7208, 7211, 7225, 7226, dll.). Ruang lingkup investigasi tidak mencakup pelat tebal canai panas, produk berlapis atau berlapis pelindung, dan produk baja tahan karat.Produk dan data yang terlibat dalam kasus anti-dumping Korea Selatan terhadap China adalah sebagai berikut: pada 2024, total volume ekspor produk yang terlibat ke Korea Selatan mencapai 3,130,700 mt. Di antaranya, kategori produk utama meliputi gulungan baja biasa canai panas lainnya dengan ketebalan 4,75mm ≤ ketebalan ≤ 10mm; gulungan baja biasa canai panas lainnya dengan ketebalan 3mm ≤ ketebalan < 4,75mm; dan gulungan besi atau baja non-paduan canai panas lainnya dengan ketebalan 1,5mm ≤ ketebalan < 3mm.

Tabel 1 - Produk yang Terkena Dampak Investigasi Anti-Dumping Korea Selatan terhadap HRC China dan Volume Ekspor 2024 ke Vietnam (10.000 mt)

 

Korea Selatan adalah Tujuan Ekspor Baja Terbesar Kedua China, Menyumbang 5,74% dari Ekspor HRC China

Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan China, pada 2024, total ekspor baja China ke Korea Selatan mencapai 7,759 juta mt, menyumbang 7% dari total ekspor baja China. Korea Selatan adalah tujuan ekspor baja terbesar kedua bagi China setelah Vietnam.

  •  

Gambar 1 - Data Ekspor Baja China (10.000 mt)

Sumber: SMM, Administrasi Umum Kepabeanan China

Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan China, pada 2024, total ekspor HRC China ke Korea Selatan mencapai 1,607,900 mt.

Total ekspor HRC China adalah 27,99 juta mt,

menyumbang 5,74% dari total ekspor HRC China.Total volume HRC yang terlibat dalam kasus anti-dumping ini adalah 1,563,200 mt, menyumbang 97,22% dari total ekspor HRC China ke Korea Selatan, yang pada dasarnya mencakup semua produk HRC yang diekspor dari China ke Korea Selatan. Gambar 2 - Total Ekspor HRC China dan Proporsi ke Korea Selatan

Sumber: SMM, Administrasi Umum Kepabeanan China

Risiko yang Dihadapi Ekspor Baja China Meningkat

Secara keseluruhan, produk yang terlibat dalam kasus anti-dumping Korea Selatan menyumbang 5,74% dari total ekspor HRC China, proporsi yang moderat secara keseluruhan. Namun, dalam dua tahun terakhir, China menghadapi peningkatan jumlah kasus anti-dumping di sektor baja. Terutama, pada 21 Februari 2025, Vietnam memutuskan untuk memberlakukan bea masuk anti-dumping sementara sebesar 19,38% hingga 27,83% pada HRC China. Sebagai tujuan ekspor terbesar China untuk baja dan HRC, ini jelas memberikan tekanan besar pada ekspor baja China. Untuk analisis lebih rinci, lihat laporan SMM

  • https://mp.weixin.qq.com/s/9kX1YJ0QbZmbYql71NnDtQ

. Sementara itu, Indonesia juga memutuskan pada 31 Desember 2024 untuk melanjutkan pemberlakuan bea masuk anti-dumping sebesar 0-20% pada HRC China. Hingga akhir Februari, total volume ekspor produk baja yang terlibat dalam kasus anti-dumping dan negara-negara terkait melebihi 30 juta mt pada 2024. Jika kasus-kasus anti-dumping ini sepenuhnya diterapkan, prospek ekspor baja China akan menjadi semakin menantang.

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn