[SMM Tinjauan Mingguan Pasar Perak: Faktor Makro Bullish Mendekati Akhir, Harga Perak Mundur dari Puncaknya]
AS mengeluarkan ancaman tarif terbaru, dan negosiasi untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina tetap penuh perdebatan, memperburuk ketegangan pasar. Pada hari Jumat, karena lonjakan tingkat inflasi Jepang, dolar AS melemah, dan harga logam mulia rebound. Namun, dalam jangka pendek, arah kebijakan moneter The Fed AS dan perkembangan geopolitik tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi harga logam mulia. Kewaspadaan tetap diperlukan terhadap eskalasi risiko geopolitik dan meningkatnya permintaan aset aman yang disebabkan oleh memburuknya data ekonomi global.


