Komentar Pagi Pasar Nikel SMM (13 Des)

Telah Terbit: Dec 13, 2024 09:15
Sumber: SMM
Harga premi spot utama untuk nikel Jinchuan #1 berkisar antara 3.900 hingga 4.000 yuan/mt, dengan rata-rata 3.950 yuan/mt, naik 350 yuan dari hari perdagangan sebelumnya.

Premi/Diskon Spot: Premi spot utama untuk nikel Jinchuan #1 berkisar antara 3.900 hingga 4.000 yuan/mt, dengan rata-rata 3.950 yuan/mt, naik 350 yuan dari hari perdagangan sebelumnya. Premi spot untuk nikel Rusia berkisar antara -300 hingga -100 yuan/mt, dengan rata-rata -200 yuan/mt, turun 75 yuan dari hari perdagangan sebelumnya.

Pasar Berjangka: Pada 12 Desember, harga nikel memimpin kenaikan signifikan di sektor non-ferrous pada pagi hari. Harga penutupan siang hari berkisar antara 3.590 yuan/mt hingga 128.950 yuan/mt, dengan kenaikan 2,86%. Harga rata-rata nikel halus SMM #1 naik 2.425 yuan menjadi 129.400 yuan/mt, kenaikan sebesar 1,91%.

Pasar Spot: Penyesuaian dilakukan terhadap kebijakan sumber daya nikel Indonesia, ditambah dengan kebijakan makro domestik yang menguntungkan, menyebabkan kenaikan signifikan pada nikel SHFE kemarin, mencapai titik harga dengan resistensi yang kuat. Dalam hal premi/diskon spot, pasokan spot nikel merek Jinchuan minggu ini cukup ketat, dengan peningkatan terus-menerus pada premi/diskon, sementara perubahan pada pelat nikel merek lain relatif kecil. Kenaikan harga nikel menyebabkan pelemahan dalam transaksi spot hari itu.

Perbedaan Harga dengan Nikel Sulfat: Harga briket nikel berkisar dari 126.800 hingga 127.400 yuan/mt, naik 2.300 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Perbedaan harga antara nikel halus dan nikel sulfat adalah 7.100 yuan/mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
13 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Baca Selengkapnya
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Peristiwa El Niño 2026 terus menguat, dengan pemantauan iklim internasional menunjukkan bahwa ini bisa menjadi salah satu peristiwa El Niño terkuat yang pernah tercatat. Indonesia sudah mengalami panas dan kondisi kering yang signifikan, dengan El Niño diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan September. Menurut SMM, kekurangan air saat ini di IMIP terutama memengaruhi produksi baja karbon, sementara produksi nikel belum terdampak. Namun, jika cuaca kering dan kekurangan air terus berlanjut, tekanan lebih lanjut pada pasokan air industri dapat meningkatkan risiko pengurangan produksi nikel.
13 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan nonbesi di SHFE dan DCE pada 2 September 2026
15 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
15 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Dari sisi harga, pekan ini menandai minggu pertama siklus penetapan harga HMA untuk paruh pertama September, dengan HMA berada di 16.733,33 dolar AS per ton. Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia disesuaikan untuk ketiga kadar: • Ni 1,3%: harga rata-rata CIF $30/wmt • Ni 1,4%: harga rata-rata CIF $52,8/wmt • Ni 1,5%: harga rata-rata CIF $59,2/wmt ________________________________________ Pembaruan Kebijakan Indonesia & DSI ICOMEX — 2 September 2026 Pasar bijih nikel Indonesia masih berada dalam masa tunggu, dengan pasar memantau secara ketat persetujuan RKAB lebih lanjut dan potensi penyesuaian kuota. Sementara itu, DSI terus mengembangkan ICOMEX, platform digitalnya untuk memantau dan mengatur ekspor mineral dan komoditas strategis. Platform ini diharapkan secara bertahap mengintegrasikan data utama terkait ekspor, termasuk kontrak, harga, kadar bijih, kode HS, kapal, tujuan, dan informasi penyelesaian. Pengembangan ICOMEX diharapkan dapat meningkatkan transparansi data ekspor, pengawasan regulasi, dan pemantauan harga, sekaligus memberikan pandangan yang lebih menyeluruh kepada pemerintah mengenai arus ekspor mineral. Kondisi cuaca di wilayah-wilayah penghasil nikel utama secara umum masih terkendali, meskipun hujan lebat setempat masih dapat menyebabkan gangguan sementara pada penambangan dan logistik. Pasar juga menantikan potensi revisi formula HPM untuk bijih limonit. Setiap perubahan pada mekanisme penetapan harga, terutama perlakuan logam ikutan dan faktor koreksi, dapat memengaruhi harga limonit dan keekonomian bahan baku HPAL. Secara keseluruhan, pasar tetap berhati-hati, dengan persetujuan RKAB, pengembangan ICOMEX, kondisi cuaca, dan potensi revisi HPM limonit menjadi faktor-faktor utama yang perlu dicermati dalam waktu dekat.
15 jam yang lalu
Komentar Pagi Pasar Nikel SMM (13 Des) - Shanghai Metals Market (SMM)