[Pendapatan Antam Melonjak 40% di Tengah Tantangan Global]
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat kinerja impresif dalam sembilan bulan pertama tahun 2024, dengan peningkatan pendapatan sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai IDR 43,20 triliun. Perusahaan melaporkan laba bersih sebesar IDR 2,23 triliun dan EBITDA positif sebesar IDR 3,93 triliun, mengatasi tantangan ekonomi global dan regulasi domestik.
Direktur Utama Antam, Nico Kanter, menyatakan kebanggaannya atas hasil ini, menekankan komitmen perusahaan untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan nilai pemegang saham. Strategi seperti keunggulan operasional dan pengendalian biaya menyebabkan penurunan biaya operasional sebesar 19% dan penurunan biaya keuangan sebesar 14%.
Di segmen emas, Antam melihat peningkatan penjualan sebesar 85%, dengan total IDR 35,70 triliun, didukung oleh kehadiran pasar domestik yang kuat. Perusahaan juga membuat kemajuan di segmen nikel meskipun ada masalah perizinan di awal tahun, dengan angka produksi dan penjualan yang signifikan.
Sejalan dengan program hilirisasi nasional, Antam sedang memajukan proyek Smelter Grade Alumina Refinery, bertujuan untuk memperkuat rantai pasokan dan berkontribusi pada ekosistem baterai kendaraan listrik melalui investasi strategis. Selain itu, Antam telah membentuk kemitraan untuk usaha pertambangan guna meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal dan praktik pertambangan berkelanjutan.


![Kenaikan harga tender September diterapkan; aluminium fluorida melanjutkan tren kuatnya [Tinjauan Mingguan Garam Fluorida SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qKBjc20251217171650.jpg)
