SMM Nickel Market Morning Comment (Aug 5)

Telah Terbit: Aug 5, 2024 09:29
Sumber: SMM
Last week, SHFE nickel prices showed a trend of first rising and then falling.

Last week, SHFE nickel prices showed a trend of first rising and then falling. They increased from 126,240 yuan/mt on Monday to a peak of 133,960 yuan/mt during the week, before falling back to around 130,000 yuan/mt. Last week, nickel prices were significantly influenced by macro factors, generally rising from a week ago. In July, nickel prices overall showed a downward trend, once dropping to the lowest point since Q3 last year. Due to the decline in nickel prices, there was a risk of losses in related sectors. The renewed favourable macro front provided upward momentum for nickel prices. On the macro front, the US GDP data exceeded expectations, and Japan's interest rate hike also had an impact. After a continuous decline, macro sentiment rebounded. Additionally, last week, the US Fed monetary policy meeting announced that the target range for the federal funds rate would remain unchanged at 5.25% to 5.5%. The Fed hinted that if progress continues in fighting inflation, it might announce a rate cut at the September meeting this year. Fed Chairman Powell stated that if the relevant data meets expectations, the Fed might gradually cut rates by the end of the year, making the US July unemployment rate and non-farm payrolls data to be released last Friday particularly crucial. If the data falls short of expectations, it could impact nickel prices this week. On the fundamentals side, the rise in nickel prices last week led to weaker purchasing sentiment among downstream. However, traders were more active in receiving goods, mainly as spot premiums/discounts declined and some end-users conducted hedging operations. Due to the decline in nickel prices at the beginning of the week, the import window opened on Wednesday night, and some traders began purchasing overseas nickel plates from bonded areas. Overall, the favourable macro sentiment continued to ferment, and the supply-demand mismatch still existed, with weak downstream demand. However, recent macro factors had a greater impact on nickel prices. Therefore, it is expected that SHFE nickel prices will continue to fluctuate upward this week.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
13 jam yang lalu
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Baca Selengkapnya
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
【SMM Nikel Kilat】Cuaca El Niño Meningkatkan Risiko Produksi di IMIP
Peristiwa El Niño 2026 terus menguat, dengan pemantauan iklim internasional menunjukkan bahwa ini bisa menjadi salah satu peristiwa El Niño terkuat yang pernah tercatat. Indonesia sudah mengalami panas dan kondisi kering yang signifikan, dengan El Niño diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan September. Menurut SMM, kekurangan air saat ini di IMIP terutama memengaruhi produksi baja karbon, sementara produksi nikel belum terdampak. Namun, jika cuaca kering dan kekurangan air terus berlanjut, tekanan lebih lanjut pada pasokan air industri dapat meningkatkan risiko pengurangan produksi nikel.
13 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
15 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (02 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan nonbesi di SHFE dan DCE pada 2 September 2026
15 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
15 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Harian — 2 September 2026
Dari sisi harga, pekan ini menandai minggu pertama siklus penetapan harga HMA untuk paruh pertama September, dengan HMA berada di 16.733,33 dolar AS per ton. Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia disesuaikan untuk ketiga kadar: • Ni 1,3%: harga rata-rata CIF $30/wmt • Ni 1,4%: harga rata-rata CIF $52,8/wmt • Ni 1,5%: harga rata-rata CIF $59,2/wmt ________________________________________ Pembaruan Kebijakan Indonesia & DSI ICOMEX — 2 September 2026 Pasar bijih nikel Indonesia masih berada dalam masa tunggu, dengan pasar memantau secara ketat persetujuan RKAB lebih lanjut dan potensi penyesuaian kuota. Sementara itu, DSI terus mengembangkan ICOMEX, platform digitalnya untuk memantau dan mengatur ekspor mineral dan komoditas strategis. Platform ini diharapkan secara bertahap mengintegrasikan data utama terkait ekspor, termasuk kontrak, harga, kadar bijih, kode HS, kapal, tujuan, dan informasi penyelesaian. Pengembangan ICOMEX diharapkan dapat meningkatkan transparansi data ekspor, pengawasan regulasi, dan pemantauan harga, sekaligus memberikan pandangan yang lebih menyeluruh kepada pemerintah mengenai arus ekspor mineral. Kondisi cuaca di wilayah-wilayah penghasil nikel utama secara umum masih terkendali, meskipun hujan lebat setempat masih dapat menyebabkan gangguan sementara pada penambangan dan logistik. Pasar juga menantikan potensi revisi formula HPM untuk bijih limonit. Setiap perubahan pada mekanisme penetapan harga, terutama perlakuan logam ikutan dan faktor koreksi, dapat memengaruhi harga limonit dan keekonomian bahan baku HPAL. Secara keseluruhan, pasar tetap berhati-hati, dengan persetujuan RKAB, pengembangan ICOMEX, kondisi cuaca, dan potensi revisi HPM limonit menjadi faktor-faktor utama yang perlu dicermati dalam waktu dekat.
15 jam yang lalu
SMM Nickel Market Morning Comment (Aug 5) - Shanghai Metals Market (SMM)