LiCarbonate Daily - March 1st

Telah Terbit: Mar 1, 2024 17:15
Sumber: SMM
On March 1st, lithium carbonate spot prices rose to an average of 102,500 yuan/ton, and futures surged 3.78% to close at 119,450 yuan/ton.

Both the spot and futures markets have shown notable movements on March 1st, reflecting the ongoing volatility and interest in this critical component for battery manufacturing.

Spot Market Overview: The battery-grade lithium carbonate spot prices have experienced an uptick, as reported by SMM. Prices ranged from 98,000 to 107,000 yuan/ton, with the average settling at 102,500 yuan/ton, marking a significant increase of 3,000 yuan/ton from the previous working day. This rise in spot prices is attributed to a confluence of factors, including a gradual resumption of operations by some producers after maintenance shutdowns and an increase in production enthusiasm at salt plants due to recent price hikes. However, uncertainties in supply due to environmental regulations in the Jiangxi region and ongoing maintenance at major plants continue to influence market sentiment, pushing prices upward.

Futures Market Dynamics: The futures market has mirrored this upward trajectory, particularly for the lithium carbonate 2407 main contract, which saw a 3.78% surge. Opening at 119,200 yuan/ton and closing slightly higher at 119,450 yuan/ton, the contract demonstrated robust trading activity with a volume of 445,315 lots. Open interest slightly decreased by 4,177 lots to 205,233, indicating a shift in trader positions. The day's trading pattern was characterized by initial fluctuations and a mid-day stabilization, before a substantial rise towards the close, underscoring the volatile nature of the market.

Market Insights: The day's market movements underscore a complex interplay between supply dynamics, regulatory impacts, and trader sentiment. The spot market's rise reflects immediate reactions to supply adjustments and industry optimism, while the futures market captures longer-term speculations and strategic positioning by traders. Despite these increases, challenges such as supply uncertainties and downstream demand dynamics, particularly in terms of contract negotiations and price pass-through abilities, continue to exert influence.

Conclusion: March 1st has been a day of significant activity in the lithium carbonate market, with both spot and futures prices indicating a bullish trend. As the industry navigates supply chain adjustments, environmental regulations, and demand fluctuations, these price movements offer valuable insights for stakeholders across the battery production ecosystem. The LiCarbonate Daily will continue to monitor these trends, providing timely updates on this critical market.

If you have any questions regarding the industry data (e.g. how this can affect your business), or would like to know more comprehensive pricing info on Lithium Carbonate. Please feel free to reach out to me:

Robin He

SMM Li-ion Battery Materials Department

E: robinhe@smm.cn | T: +86-21-51595884

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
11 Sep 2026 19:02
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
Ekspor kobalt Republik Demokratik Kongo berangsur pulih, menurut laporan pertambangan negara itu untuk paruh pertama 2026. Pelepasan material yang terkonsentrasi akan meredakan kekurangan bahan baku kobalt di Tiongkok dan menggeser daya tawar ke arah pembeli. Dengan permintaan garam kobalt yang lemah dan margin smelter yang tertekan, kedatangan tambahan akan mempersulit penjual untuk bertahan pada harga, dan konsesi harga akan diperlukan untuk membuka transaksi.
11 Sep 2026 19:02
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
11 Sep 2026 18:17
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
Baca Selengkapnya
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
Pasar ESS Korea semakin mendekati perluasan pengadaan aktual pada bulan Agustus karena dukungan kebijakan untuk integrasi energi terbarukan dan stabilitas jaringan menjadi lebih konkret. Perhatian terfokus pada pasar kontrak terpusat ESS berikutnya, proyek jaringan distribusi, dan kriteria non-harga yang lebih kuat seperti keselamatan dan kemampuan pasokan. Pertumbuhan permintaan aktual akan bergantung pada volume tender akhir, pelaksanaan proyek, dan pengiriman baterai.
11 Sep 2026 18:17
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
11 Sep 2026 17:49
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
Baca Selengkapnya
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
[MIIT dan delapan kementerian lainnya: China akan masuk jajaran kekuatan otomotif dunia pada 2030] Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) bersama delapan kementerian lainnya telah menerbitkan Rencana Lima Tahun ke-15 untuk Pengembangan Industri Kendaraan Energi Baru (NEV) Terhubung Cerdas. Rencana tersebut menetapkan bahwa pada 2030, keunggulan China di seluruh rantai industri NEV terhubung cerdas akan semakin terkonsolidasi, memungkinkan negara ini masuk jajaran kekuatan otomotif dunia. Di pasar China, NEV penumpang dan NEV komersial diperkirakan akan mencapai 70% dan 40% dari total penjualan kendaraan baru di segmen masing-masing, dan kendaraan dengan fungsi mengemudi otonom akan diterapkan dalam skala besar.
11 Sep 2026 17:49
LiCarbonate Daily - March 1st - Shanghai Metals Market (SMM)