SMM Exclusive: Zirconium-based Refractories, Niche Market Overview

Telah Terbit: Aug 31, 2023 12:17
Sumber: SMM
Influenced by downstream demand, the supply of zirconium-based refractories (glass and steel) is expected to increase slightly until 2026, but the operating rate has been maintained at around 60% in recent years.

The image shows the zirconium industry chain


Influenced by downstream demand, the supply of zirconium-based refractories (glass and steel) is expected to increase slightly until 2026, but the operating rate has been maintained at around 60% in recent years. Therefore, any excess capacity will keep the current capacity in a stable state in the short term.

In 2022, China's total production capacity of zirconium-based refractories (glass and steel) was 647,000 mts. Refractories manufacturers are concentrated in four provinces: Henan, Liaoning, Shandong, and Zhejiang. Henan has the largest capacity, reaching 259,000 mts, accounting for 40% of the total capacity.

By 2026, zirconium-based refractories used in the glass production will continue to grow, mainly driven by an increase in downstream photovoltaic glass production. However, those used in the steel industry will remain relatively stable, primarily due to steady downstream steel production.

Since the reform and opening-up, China has accelerated industrial modernization and significantly improved the technological of refractory materials by introducing advanced technologies and equipment from overseas. This has made domestic refractory materials more competitive in terms of quality, quantity, and price in international trade. The cost advantage and downstream expansion are the two main reasons for the continuous increase in China's exports of zirconium-based refractories.

China's refractory materials mainly serve the domestic market, with exports showing a rising trend while imports remain relatively low. In more specific fields, the growth trend of zirconium-based refractories is also notable, and the raw materials for zirconium-based refractories are an essential part of this industry chain.

From 2020 to 2026, China's exports of zirconium-based refractories (glass and steel) have been continuously increasing, primarily driven by price advantages and growing overseas demand. The exports of zirconium-based refractories used in the glass production is higher than that in the steel production because the zirconium-based refractories for glass produced in China are currently at the low end, offering significant price advantages.

Based on the understanding of the market, apart from the market research, SMM Consulting found out that besides widely used zircon sand and fused zirconia, there is also a natural ore called baddeleyite, which contains an amount of zirconium between zircon sand and fused zirconia. Baddeleyite can be used in the production of zirconium-based refractories too.
Zirconium-based refractories still belong to a niche market. After understanding the overall market situation and layout, SMM Consulting conducted more in-depth research on the use of raw materials by production enterprises, enabling a more comprehensive analysis and summary of the industry in terms of raw materials and costs, price trends, supply chain management, downstream applications, and cooperation, etc.

If you would like to learn more about past projects and more customized requirements, you may have a detailed discussion with SMM Consulting. You may contact Project Manager Wang Hemeng via phone at 17777839929 or email at wanghemeng@smm.cn. Alternatively, you may scan the QR code below to add Wang Hemeng's WeChat business account.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Flash] Stok Bijih Krom di Pelabuhan China Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi Meski Mereda dari Puncak Juli
5 jam yang lalu
[SMM Flash] Stok Bijih Krom di Pelabuhan China Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi Meski Mereda dari Puncak Juli
Baca Selengkapnya
[SMM Flash] Stok Bijih Krom di Pelabuhan China Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi Meski Mereda dari Puncak Juli
[SMM Flash] Stok Bijih Krom di Pelabuhan China Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi Meski Mereda dari Puncak Juli
Pelacakan stok pelabuhan milik SMM menunjukkan total stok bijih krom Tiongkok tetap berada di dekat level rekor sepanjang paruh kedua 2026, bahkan setelah penurunan kecil dari puncaknya pada 10 Juli. Stok menyentuh 509,14 (10.000 mt) — sekitar 5,09 juta ton — pada tanggal tersebut, sebelum turun menjadi sekitar 490,15 (10.000 mt), atau 4,90 juta ton, pada awal Agustus, penurunan hanya sebesar 3,7%. Dibandingkan dengan pergerakan sepanjang tahun, penurunan itu hampir tidak terlihat: stok naik dari titik terendah sekitar 300 (10.000 mt) pada akhir Februari menjadi di atas 500 (10.000 mt) pada pertengahan tahun, dan level saat ini tetap jauh di atas apa pun yang terlihat dalam empat bulan pertama 2026, menegaskan bahwa pasar masih bergulat dengan kelebihan bijih yang besar di pelabuhan Tiongkok alih-alih benar-benar melakukan pengurangan stok. Harga di Pelabuhan Qinzhou menguat bersamaan dengan penurunan kecil ini, bukan karena adanya pengetatan pasokan yang sebenarnya. Data SMM menunjukkan konsentrat krom Afrika Selatan (Cr2O3 40-42%) di harga 54,5 CNY/mtu dan bongkahan krom Afrika Selatan (Cr2O3 36-38%) di 56,5 CNY/mtu pada 10 Juli 2026, dengan harga konsentrat kemudian naik ke 59,61 CNY/mtu pada awal Agustus — kenaikan hampir 9% dalam waktu kurang dari sebulan. Pergerakan itu harus dibaca dengan hati-hati dengan latar belakang stok: dengan stok pelabuhan masih berkisar di dekat level tertingginya pada 2026, pemulihan harga lebih tampak seperti pemantulan teknis atau perilaku pengisian stok jangka pendek daripada bukti pengetatan sejati dalam keseimbangan pasokan-permintaan yang mendasarinya. Intinya: stok bijih krom di pelabuhan Tiongkok tetap berada di dekat rekor tertinggi meskipun ada penurunan baru-baru ini, dan data SMM menunjukkan bahwa pasar belum secara berarti mengurangi penumpukan stok yang substansial tahun ini. Hingga stok turun lebih tegas dari level tinggi saat ini, penguatan harga baru-baru ini di Pelabuhan Qinzhou kemungkinan akan tetap rentan terhadap tekanan penurunan baru, terutama jika kedatangan dari Afrika Selatan berlanjut pada laju saat ini.
5 jam yang lalu
[SMM Analysis] Ekspor Ferokrom Karbon Tinggi Afrika Selatan Sedikit Menurun pada Bulan Juni, Mencerminkan Keterbatasan Pasokan
6 jam yang lalu
[SMM Analysis] Ekspor Ferokrom Karbon Tinggi Afrika Selatan Sedikit Menurun pada Bulan Juni, Mencerminkan Keterbatasan Pasokan
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Ekspor Ferokrom Karbon Tinggi Afrika Selatan Sedikit Menurun pada Bulan Juni, Mencerminkan Keterbatasan Pasokan
[SMM Analysis] Ekspor Ferokrom Karbon Tinggi Afrika Selatan Sedikit Menurun pada Bulan Juni, Mencerminkan Keterbatasan Pasokan
6 jam yang lalu
[Analisis SMM] Ekspor bijih krom Afrika Selatan tetap di atas 2,4 juta ton pada Juni seiring meningkatnya dominasi Tiongkok di tengah perubahan kebijakan.
6 jam yang lalu
[Analisis SMM] Ekspor bijih krom Afrika Selatan tetap di atas 2,4 juta ton pada Juni seiring meningkatnya dominasi Tiongkok di tengah perubahan kebijakan.
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Ekspor bijih krom Afrika Selatan tetap di atas 2,4 juta ton pada Juni seiring meningkatnya dominasi Tiongkok di tengah perubahan kebijakan.
[Analisis SMM] Ekspor bijih krom Afrika Selatan tetap di atas 2,4 juta ton pada Juni seiring meningkatnya dominasi Tiongkok di tengah perubahan kebijakan.
6 jam yang lalu