Copper Inventory in Major Chinese Markets Declined This Week, Will the Drop Continue?

Telah Terbit: Apr 14, 2023 19:53
Sumber: SMM
As of Friday April 14, SMM copper inventory across major Chinese markets decreased by 4,600 mt from Monday April 10 to 190,100 mt. down 12,200 mt from last Friday. Inventories increased 6,000 mt in Shanghai.

As of Friday April 14, SMM copper inventory across major Chinese markets decreased by 4,600 mt from Monday April 10 to 190,100 mt. down 12,200 mt from last Friday. Inventories increased 6,000 mt in Shanghai. Those in Guangdong, Jiangsu and Tianjin fell 1,200 mt, 2,500 mt and 300 mt respectively. The stocks in Zhejiang and Jiangxi remained unchanged.

Downstream buyers purchased as required as copper prices continued to climb. However, with the expansion of import losses, the inflow of imported copper decreased during the week, so inventories dropped in some regions.

Arriving shipments of domestic copper in Shanghai due to the delivery of the SHFE 2304 copper contract led to a slight increase in inventories.

Next week, import losses can hardly improve, and this will limit the inflow of imported copper. Some cargoes under warrants will be offered for sale after the delivery. Copper inventories should fall slightly.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
SHFE Menyetujui Penyesuaian Kapasitas Gudang untuk Kontrak Berjangka Tembaga, Aluminium, dan Seng di Shanghai
9 menit yang lalu
SHFE Menyetujui Penyesuaian Kapasitas Gudang untuk Kontrak Berjangka Tembaga, Aluminium, dan Seng di Shanghai
Baca Selengkapnya
SHFE Menyetujui Penyesuaian Kapasitas Gudang untuk Kontrak Berjangka Tembaga, Aluminium, dan Seng di Shanghai
SHFE Menyetujui Penyesuaian Kapasitas Gudang untuk Kontrak Berjangka Tembaga, Aluminium, dan Seng di Shanghai
Pada 2 September, Shanghai Futures Exchange (SHFE) mengumumkan telah menyetujui Shanghai Yuqiang Supply Chain Management Co., Ltd. untuk menyesuaikan kapasitas gudang yang ditunjuk untuk kontrak berjangka tembaga, aluminium, dan seng. Di lokasi penyimpanan di No. 3501 Gonghe New Road, Shanghai, perusahaan akan mencabut kualifikasi penyimpanan kontrak berjangka tembaga dan aluminium, sementara kapasitas gudang kontrak berjangka seng yang disetujui tetap tidak berubah pada 20.000 ton. Di lokasi di No. 2222 Jichuan Road, Distrik Minhang, Shanghai, kualifikasi penyimpanan kontrak berjangka seng akan dicabut, sementara kapasitas yang disetujui akan disesuaikan menjadi 45.000 ton tembaga dan 5.000 ton aluminium.
9 menit yang lalu
Eldorado Evaluasi Perluasan Pabrik 43% di McIlvenna Bay saat Tambang Mendekati Produksi Komersial
12 menit yang lalu
Eldorado Evaluasi Perluasan Pabrik 43% di McIlvenna Bay saat Tambang Mendekati Produksi Komersial
Baca Selengkapnya
Eldorado Evaluasi Perluasan Pabrik 43% di McIlvenna Bay saat Tambang Mendekati Produksi Komersial
Eldorado Evaluasi Perluasan Pabrik 43% di McIlvenna Bay saat Tambang Mendekati Produksi Komersial
Eldorado Gold sedang mengkaji perluasan kapasitas pemrosesan sebesar 43% di tambang tembaga-seng McIlvenna Bay di Saskatchewan, dari 4.900 tpd menjadi sekitar 7.000 tpd, bersamaan dengan potensi sirkuit perak-timbal. Lebih dari 400.000 ton material tersedia untuk diproses seiring operasi menuju produksi komersial pada kuartal III 2026. Rencana kelayakan yang ada menargetkan produksi tembaga rata-rata sepanjang umur tambang sekitar 41 juta pon (18,6 kt) per tahun.
12 menit yang lalu
One and One Amankan Lebih dari 2.000 Ton Bahan Baku untuk Lini Pemulihan Logam Baru di Filipina
13 menit yang lalu
One and One Amankan Lebih dari 2.000 Ton Bahan Baku untuk Lini Pemulihan Logam Baru di Filipina
Baca Selengkapnya
One and One Amankan Lebih dari 2.000 Ton Bahan Baku untuk Lini Pemulihan Logam Baru di Filipina
One and One Amankan Lebih dari 2.000 Ton Bahan Baku untuk Lini Pemulihan Logam Baru di Filipina
One and One Green Technologies telah mengamankan lebih dari 2.000 ton bahan baku, termasuk lumpur yang mengandung tembaga, nikel, dan elektronik, untuk lini pemulihan logam barunya di Filipina. Pemasangan peralatan sedang berlangsung dan produksi ditargetkan sebelum akhir 2026. Fasilitas ini akan memulihkan tembaga, nikel, emas, dan perak dari limbah industri dan elektronik, menambah kapasitas pemrosesan lokal baru untuk bahan baku logam sekunder yang kompleks.
13 menit yang lalu
Copper Inventory in Major Chinese Markets Declined This Week, Will the Drop Continue? - Shanghai Metals Market (SMM)