Operating Rates Slipped Sharply as Zinc Oxide Producers Braced for Holiday

Telah Terbit: Jan 9, 2023 13:09
Sumber: SMM
Operating rates of zinc oxide plants are expected to drop further this week.

SHANGHAI, Jan 9 (SMM) - According to SMM survey, the average operating rate of zinc oxide producers stood at 46.2% last week, down 5.5 percentage points from a week earlier. In terms of raw material inventory, the low operating rates of galvanising plants resulted in a dire shortage of zinc slag in the market, thus pushing up its prices. In this context, some zinc oxide companies even considered buying zinc ingots as raw materials for production, and the overall stocking effort was less than expected. In terms of holiday arrangements, except for the companies that were already closed after the New Year's Day due to poor orders, most companies planned to take holidays since around January 14. On the whole, zinc oxide enterprises were gearing up for Chinese New Year holiday amid flat orders. Most of them focused on delivering old orders or completing annual production tasks. Operating rates of zinc oxide plants are expected to drop further this week.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Kecelakaan fatal di smelter Onsan milik Korea Zinc terjadi di area sistem pemanggangan; dampak terhadap produksi masih harus dilihat
12 jam yang lalu
Kecelakaan fatal di smelter Onsan milik Korea Zinc terjadi di area sistem pemanggangan; dampak terhadap produksi masih harus dilihat
Baca Selengkapnya
Kecelakaan fatal di smelter Onsan milik Korea Zinc terjadi di area sistem pemanggangan; dampak terhadap produksi masih harus dilihat
Kecelakaan fatal di smelter Onsan milik Korea Zinc terjadi di area sistem pemanggangan; dampak terhadap produksi masih harus dilihat
Pada 16 September, sebuah kecelakaan jatuh yang fatal merenggut nyawa seorang pekerja subkontraktor selama pekerjaan atap di Pabrik 2 smelter Onsan milik Korea Zinc di Ulsan, Korea Selatan. Insiden tersebut terjadi di atap ruang kondensor, bagian dari sistem pemanggangan dan asam sulfat di ujung depan alur proses seng, saat kipas ventilasi sedang dipasang. Kecelakaan ini muncul dari pekerjaan konstruksi eksterior dan tidak merusak peralatan peleburan utama. Namun, jika sistem pemanggangan-asam dihentikan, pemanggang seng tidak dapat mempertahankan operasi normal. Belum ada pemberitahuan pemotongan produksi, penghentian pemeliharaan, atau penangguhan yang dikeluarkan, dan investigasi sedang berlangsung. Apakah perintah penghentian kerja akan dikeluarkan — dan seberapa luas cakupannya — serta apakah perusahaan secara sukarela menghentikan sistem yang terdampak untuk inspeksi masih belum diketahui; oleh karena itu, dampak terhadap produksi masih belum pasti. Sebagai referensi sensitivitas yang sangat kasar berdasarkan kapasitas terpasang smelter sekitar 640.000 ton per tahun, penghentian selama 3–7 hari akan menyiratkan dampak volume dalam kisaran beberapa ribu ton — tetapi ini hanyalah estimasi orde besaran, dan dampak aktualnya bergantung pada cakupan dan durasi penghentian terkait inspeksi. Terjadi pada tahun ketika beberapa smelter luar negeri (Cajamarquilla milik Nexa, Kazzinc milik Glencore, dan Seokpo milik Young Poong) telah mengalami gangguan di tengah pasar seng rafinasi global yang ketat, insiden ini dapat memberikan sentimen bullish jangka pendek terhadap seng, sementara dampak aktual terhadap produksi memerlukan pemantauan berkelanjutan.
12 jam yang lalu
Kenaikan Suku Bunga Terjadi, Tekanan Makro Berlanjut; Destocking di Tiongkok Menopang SHFE Zinc untuk Bangkit dari Level Terendah [Komentar SMM tentang Futures Zinc]
13 jam yang lalu
Kenaikan Suku Bunga Terjadi, Tekanan Makro Berlanjut; Destocking di Tiongkok Menopang SHFE Zinc untuk Bangkit dari Level Terendah [Komentar SMM tentang Futures Zinc]
Baca Selengkapnya
Kenaikan Suku Bunga Terjadi, Tekanan Makro Berlanjut; Destocking di Tiongkok Menopang SHFE Zinc untuk Bangkit dari Level Terendah [Komentar SMM tentang Futures Zinc]
Kenaikan Suku Bunga Terjadi, Tekanan Makro Berlanjut; Destocking di Tiongkok Menopang SHFE Zinc untuk Bangkit dari Level Terendah [Komentar SMM tentang Futures Zinc]
[Kenaikan Suku Bunga Terjadi, Tekanan Makro Berlanjut; Destocking Tiongkok Menopang Rebound SHFE Zinc dari Level Terendah] Pada sesi siang, kontrak SHFE zinc 2611 dibuka pada 26.080 yuan/mt, turun ke 25.970 yuan/mt pada perdagangan awal, kemudian terkonsolidasi dan rebound, mencapai level tertinggi 26.335 yuan/mt menjelang penutupan sebelum menetap di 26.280 yuan/mt, naik 95 yuan/mt, atau 0,36%. Volume perdagangan meningkat menjadi 64.810 lot, sementara open interest turun 1.860 lot menjadi 124.000 lot......
13 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
14 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 17 Sep 2026.
14 jam yang lalu