SHFE Nickel Prices Continued to Drop while the Spot Prices Declined

Telah Terbit: Jun 24, 2022 11:21
Sumber: SMM
In the spot market, Jinchuan nickel were quoted at 10,000-11,000 yuan/mt, with an average price of yuan 10,500/mt, up 3,250 yuan/mt from yesterday. NORNICKEL nickel was offered at 5,500-5,500 yuan/mt, and the average price was 5,500 yuan/mt, flat from yesterday.

SHANGHAI, June 24 (SMM) - In the spot market, Jinchuan nickel were quoted at 10,000-11,000 yuan/mt, with an average price of yuan 10,500/mt, up 3,250 yuan/mt from yesterday. NORNICKEL nickel was offered at 5,500-5,500 yuan/mt, and the average price was 5,500 yuan/mt, flat from yesterday. The sharp correction in the spot absolute price of nickel plate today was mainly due to the continuous decline of the futures amid the poor macro sentiment and the arrival of overseas pure nickel.

In terms of nickel briquette, the price of nickel briquette was 179,500-181,500 yuan/mt, down 7,450 yuan from yesterday, mainly because the premiums narrowed. In addition, as the economy effectiveness of nickel briquette was lower than intermediate products and nickel plates were currently the mainstream alloys raw materials nickel plate, the spot transaction of nickel briquette was poor.
 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
10 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (17 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 17 Sep 2026.
10 jam yang lalu
Harga Nikel Rafinasi SMM #1 Naik 2.200 Yuan/mt menjadi 125.400 Yuan/mt pada 17 September
13 jam yang lalu
Harga Nikel Rafinasi SMM #1 Naik 2.200 Yuan/mt menjadi 125.400 Yuan/mt pada 17 September
Baca Selengkapnya
Harga Nikel Rafinasi SMM #1 Naik 2.200 Yuan/mt menjadi 125.400 Yuan/mt pada 17 September
Harga Nikel Rafinasi SMM #1 Naik 2.200 Yuan/mt menjadi 125.400 Yuan/mt pada 17 September
Pada 17 September, harga rata-rata nikel rafinasi SMM #1 adalah 125.400 yuan/mt, naik 2.200 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi premi spot, premi rata-rata untuk nikel rafinasi Jinchuan #1 adalah 4.250 yuan/mt, naik 400 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya, sementara merek domestik utama nikel elektrodeposisi berkisar antara 0 hingga 500 yuan/mt.
13 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Indonesia — 17 September 2026
15 jam yang lalu
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Indonesia — 17 September 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Indonesia — 17 September 2026
[SMM Berita Kilat Nikel] Pembaruan Indonesia — 17 September 2026
Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia sedikit menurun di semua kadar utama: · Ni 1,2%: harga rata-rata CIF $27/wmt, tidak berubah · Ni 1,4%: harga rata-rata CIF $51,8/wmt, turun $0,6/wmt · Ni 1,5%: harga rata-rata CIF $58,5/wmt, turun $0,3/wmt · Ni 1,6%: harga rata-rata CIF $63,4/wmt, turun $0,5/wmt Pasar bijih nikel Indonesia masih dalam masa tunggu dan lihat, dengan pasar memantau persetujuan RKAB lebih lanjut dan kemungkinan penyesuaian kuota. Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah merevisi formula HPM bijih nikel berdasarkan Kepmen ESDM No. 363.K/MB.01/MEM.B/2026, berlaku efektif 15 September. Revisi ini terutama menurunkan faktor koreksi untuk bijih nikel kadar rendah, sehingga secara signifikan menurunkan patokan HPM untuk limonit kadar rendah dan mendekatkannya dengan harga pasar yang berlaku. Formula yang direvisi menetapkan HPM untuk bijih Ni 1,2% sekitar $24,89/wmt, turun sekitar 45% dari level sebelumnya. Pemerintah menyatakan revisi ini bertujuan membuat bahan baku bijih nikel lebih ekonomis bagi smelter, sementara dampaknya akan terus dievaluasi.
15 jam yang lalu