The overall decline in Shanghai tin inventory fell to its lowest level in nearly a month.

Telah Terbit: Feb 23, 2022 10:35
[Shanghai tin inventory overall decline to a nearly one-month low] data released by LME show that Lunxi inventory has fluctuated in a range recently. Lunxi inventory has fallen after rising to a 13-month high of 2475 tons on February 3. Lunn tin inventory as a whole still declined in the last week and fell sharply yesterday, with the latest inventory level of 2275 tons.

Data released by LME show that Lunxi inventory fluctuates in a range recently. Lunxi inventory fell after rising to a 13-month high of 2475 tons on February 3. Lunxi inventory as a whole still declined last week and fell sharply yesterday, with the latest inventory level of 2275 tons.

Shanghai tin inventories fell slightly in the week of February 18, falling 6.73 per cent to 3185 tonnes, a relatively high level in seven and a half months, according to data released last week.

Note: generally speaking, declining stocks in domestic and foreign exchanges will support the futures price, otherwise, it will be bad for the futures price.

Comparison of tin inventory between LME and previous stock since 2020

The following is the tin inventory data of LME and Shanghai Stock Exchange since February 2022: (in tons)

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data: pergerakan pasar SHFE, DCE (28 Agu)
28 Aug 2026 15:53
Data: pergerakan pasar SHFE, DCE (28 Agu)
Baca Selengkapnya
Data: pergerakan pasar SHFE, DCE (28 Agu)
Data: pergerakan pasar SHFE, DCE (28 Agu)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam ferrous dan nonferrous di SHFE dan DCE pada 28 Agu 2026
28 Aug 2026 15:53
【SMM Flash】Produsen Asam Sulfat Rusia Hadapi Investigasi Antimonopoli; Krisis Pasokan Belerang Kian Memburuk
28 Aug 2026 13:32
【SMM Flash】Produsen Asam Sulfat Rusia Hadapi Investigasi Antimonopoli; Krisis Pasokan Belerang Kian Memburuk
Baca Selengkapnya
【SMM Flash】Produsen Asam Sulfat Rusia Hadapi Investigasi Antimonopoli; Krisis Pasokan Belerang Kian Memburuk
【SMM Flash】Produsen Asam Sulfat Rusia Hadapi Investigasi Antimonopoli; Krisis Pasokan Belerang Kian Memburuk
Produsen Asam Sulfat Rusia Hadapi Penyelidikan Antimonopoli; Pabrik Gas Astrakhan Kembali Diserang, Memperparah Krisis Pasokan Sulfur Dinas Antimonopoli Federal Rusia (FAS) mengumumkan pada 26 Agustus bahwa pihaknya telah memulai perkara antimonopoli terhadap empat produsen asam sulfat karena diduga mempertahankan harga yang sangat tinggi secara monopolistik selama 2024–2025. Perusahaan tersebut meliputi Mednogorsk Copper and Sulphur Combine, Sredneuralsk Copper Smelter, Svyatogor, dan Karabashmed. Semuanya memegang posisi dominan di pasar grosir asam sulfat dan terancam denda berbasis omzet jika pelanggaran terbukti. Dari sisi pasokan, Staf Umum Ukraina mengonfirmasi bahwa dua unit pemisahan gas U-272 di Pabrik Pengolahan Gas Astrakhan diserang pada malam 24 Agustus. Fasilitas yang dioperasikan Gazprom ini menyumbang hampir 60% produksi sulfur Rusia. Menurut Rosstat, produksi sulfur Rusia turun 23% secara tahunan pada paruh pertama 2026, didorong oleh penghentian operasi tak terencana di pabrik gas Astrakhan dan Orenburg. Serangan sebelumnya telah menggeser Rusia dari eksportir utama menjadi importir bersih sulfur. Pada 25 Juni, pemerintah menandatangani Dekret No. 785 yang memperpanjang larangan ekspor sulfur industri hingga 31 Desember 2026. Serangan terbaru terhadap Astrakhan diperkirakan akan semakin memperketat pasokan sulfur global
28 Aug 2026 13:32
[SMM Flash] Pengendalian Sementara atas Ekspor Pupuk Fosfat Diperkirakan Akan Dicabut
28 Aug 2026 13:26
[SMM Flash] Pengendalian Sementara atas Ekspor Pupuk Fosfat Diperkirakan Akan Dicabut
Baca Selengkapnya
[SMM Flash] Pengendalian Sementara atas Ekspor Pupuk Fosfat Diperkirakan Akan Dicabut
[SMM Flash] Pengendalian Sementara atas Ekspor Pupuk Fosfat Diperkirakan Akan Dicabut
Menurut perkembangan kebijakan terbaru, mulai 1 September 2026, Tiongkok akan melanjutkan kembali deklarasi ekspor normal untuk pupuk fosfat pertanian. Pengendalian ekspor bertahap sebelumnya (penangguhan deklarasi) yang diberlakukan pada 14 Maret hingga 31 Agustus bertujuan memprioritaskan pemenuhan pasokan pupuk untuk musim olah tanah musim semi di Tiongkok; larangan tersebut akan berakhir dan dicabut pada akhir Agustus. Mulai 1 September, monoammonium phosphate (MAP), diammonium phosphate (DAP), serta berbagai jenis pupuk majemuk pertanian yang mengandung fosfor akan kembali mendapatkan klirens bea cukai ekspor. Karena ekspor langsung pupuk fosfat Iran (produk jadi seperti MAP/DAP), yang menyumbang sekitar 10% dari volume perdagangan pupuk global, dibatasi, harga pupuk fosfat internasional saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan di Tiongkok. Di kawasan Baltik, kuotasi MAP yang dikonversi ke yuan hampir 1.000 yuan lebih tinggi daripada harga EXW Tiongkok. Setelah ekspor dibuka kembali, pemimpin industri yang memiliki kemampuan ekspor diperkirakan akan memperbaiki kinerja dengan mengambil pesanan ekspor, serta berpeluang mencapai peningkatan volume ekspor selama musim sepi di Tiongkok
28 Aug 2026 13:26