SHFE Nickel to Remain Bullish amid Extended Destocking

Telah Terbit: Feb 17, 2022 13:01
LME nickel inventory has declined since January and SMM believes that the destocking will continue.

SHANGHAI, Feb 17 (SMM) - LME nickel inventory has declined since January and SMM believes that the destocking will continue.

Nickel sulphate prices rebounded as the supply tightened after loss-making producers lowered their output in the past two months. The profits of nickel sulphate producers improved amid rising prices. Given the severe shortages of raw materials, SMM believes that any further improvement of nickel sulphate profit will be limited because nickel salt plants will resume their production after the profits recover to a certain level, which will intensify raw material shortfalls and boost raw material prices.

The nickel sulphate - precursor integrated factories have to increase their proportion of in-house dissolution of nickel briquette so as to meet their growing demand for nickel sulphate. Currently, nickel briquette remains the main raw material of nickel sulphate. Nickel briquette inventory will continue to decline until high-grade nickel matte can fill in the supply gap of raw materials. Since February, high-grade nickel matte has been used as a raw material for the trial production of nickel sulphate, but the output will be relatively low this month. The output is expected to gradually increase in March and increase significantly in June, but the monthly supply may be less than 10,000 mt in nickel content.

Despite the tight domestic supply, the import window remained closed in light of the unfavourable SHFE/LME nickel price ratio due to low nickel inventory overseas.  However, the import window based on the spot prices was open as the domestic spot premiums were at a high level.

Stainless steel mills will gradually resume their production at the end of February, which will boost the demand for NPI. With the ramp-up of high-grade nickel matte capacity at Tsingshan Group, it is expected that the increase in NPI supply will be limited. NPI prices will perform strongly in February-March under the support of cost and recovering demand.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (24 Agustus)
5 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (24 Agustus)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (24 Agustus)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (24 Agustus)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 24 Agustus 2026.
5 jam yang lalu
【Flash Nikel SMM】Pembaruan Cuaca Filipina & Tiongkok (24 Agustus 2026)
5 jam yang lalu
【Flash Nikel SMM】Pembaruan Cuaca Filipina & Tiongkok (24 Agustus 2026)
Baca Selengkapnya
【Flash Nikel SMM】Pembaruan Cuaca Filipina & Tiongkok (24 Agustus 2026)
【Flash Nikel SMM】Pembaruan Cuaca Filipina & Tiongkok (24 Agustus 2026)
Topan Saudel (dikenal secara lokal sebagai Obet) memasuki Wilayah Tanggung Jawab Filipina pada 24 Agustus dan bergerak ke arah barat-barat laut, dengan potensi dampak pada Laut China Timur dan pantai China Timur sekitar 26–27 Agustus, meskipun lintasannya masih belum pasti. Untuk logistik nikel, pelabuhan muat Zambales/Sta. Cruz dan Subic tetap menjadi area utama yang perlu diwaspadai, karena hujan lebat, angin kencang, dan laut bergelombang dapat menyebabkan gangguan jangka pendek pada pemuatan dan pengangkutan bijih. Surigao dan area nikel utama lainnya diperkirakan akan mengalami dampak terbatas. Di China daratan, jalur Laut China Timur dan pelabuhan pantai China Timur harus dipantau, karena kondisi laut yang memburuk dapat mempengaruhi sementara operasi kapal dan aktivitas pelabuhan sekitar 26–27 Agustus.
5 jam yang lalu
[SMM Nickel Flash News] Pembaruan Indonesia — 24 Agustus 2026
5 jam yang lalu
[SMM Nickel Flash News] Pembaruan Indonesia — 24 Agustus 2026
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash News] Pembaruan Indonesia — 24 Agustus 2026
[SMM Nickel Flash News] Pembaruan Indonesia — 24 Agustus 2026
Harga rata-rata CIF bijih nikel Indonesia tetap tidak berubah di ketiga tingkatan berikut: 1,4% Ni: Harga rata-rata CIF sebesar $53,3/wmt 1,5% Ni: Harga rata-rata CIF sebesar $60,8/wmt 1,6% Ni: Harga rata-rata CIF sebesar $65,8/wmt Pembaruan Kebijakan Indonesia — 24 Agustus 2026 Pasar bijih nikel Indonesia masih dalam periode menunggu, dengan pasar terus memantau lebih lanjut persetujuan RKAB dan potensi penyesuaian kuota. Sementara itu, pemerintah telah menunda penerapan pajak windfall yang direncanakan, sementara rincian lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut masih dibahas. Kondisi cuaca di seluruh daerah penghasil nikel utama umumnya masih terkendali, meskipun curah hujan tinggi yang terlokalisasi masih dapat menyebabkan gangguan sementara pada pertambangan dan logistik. Pasar juga menunggu potensi revisi formula HPM untuk bijih limonit. Setiap perubahan pada mekanisme penetapan harga, khususnya perlakuan terhadap logam terkait dan faktor korektif, dapat mempengaruhi harga limonit dan ekonomi bahan baku HPAL.
5 jam yang lalu