Polysilicon Output Hit A New High at 43,100 mt in Aug, Likely to Further Increase in Sep

Telah Terbit: Sep 7, 2021 10:24
China’s polysilicon output hit a new high at 43,100 mt in August, up 3.9% on the month and 62% on the year.

SHANGHAI, Sep 7 (SMM) – China’s polysilicon output hit a new high at 43,100 mt in August, up 3.9% on the month and 62% on the year.

The increment was mainly contributed by the resumed production from maintenance in Xinjiang, Inner Mongolia, and other regions.

Silicon supply turned tight again with the expanded downstream production of silicon wafer.

Most silicon plants will maintain current production. However, some plants in Xinjiang, Inner Mongolia, Qinghai, and other regions may slightly reduce production due to the strict local power curtailment and energy consumption restrictions.

SMM expects the output of polysilicon to increase further and set a new high around 43,600 mt in September, with the increment from the resumed production capacities after the maintenance and technological transformation.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
19 menit yang lalu
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Baca Selengkapnya
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
[SMM Flash] Tambang Litium Gwanda di Zimbabwe telah menginvestasikan US$5 juta dalam pabrik pengolahan tantalum dan niobium yang dirancang untuk memulihkan litium, tantalum, dan niobium dari aliran bijih yang sama. Menurut perusahaan, sirkuit pemrosesan baru ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 300 ton konsentrat tantalit dan niobium per tahun, menciptakan aliran pendapatan mineral tambahan dari material yang sebelumnya hanya mengalami pengolahan lokal terbatas. Investasi ini sejalan dengan strategi Zimbabwe yang lebih luas untuk meningkatkan pemrosesan mineral dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada ekspor produk mineral mentah. Bagi pasar tantalum, perkembangan ini patut dicatat karena dapat memasukkan material Afrika yang mengandung tantalum yang telah diolah lebih lanjut ke dalam rantai pasokan, sekaligus menunjukkan potensi pemulihan tantalum sebagai produk sampingan dari operasi litium. Dampak pasar aktual akan bergantung pada produksi yang terealisasi, kadar konsentrat, dan penjualan komersial setelah sirkuit pemrosesan beroperasi dalam skala penuh.
19 menit yang lalu
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Baca Selengkapnya
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Analisis SMM: Lonjakan Harga Batu Bara Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
[Analisis SMM] Harga Batu Bara Melonjak, Mendorong Kenaikan Biaya Kalsium Mentah
1 jam yang lalu