Shenghe Resources Produces 5000 mt of Praseodymium-Neodymium Oxide per Year

Telah Terbit: Jul 29, 2021 14:15
Shenghe Resources has been investigated by many institutions recently. Shenghe Resources stated that it is now based in China and expanding overseas. Shenghe Resources’ successful investment in the Mountain Pass Mine has won a good reputation for the company.

SHANGHAI, Jul 29 (SMM) - Shenghe Resources has been investigated by many institutions recently. Shenghe Resources stated that it is now based in China and expanding overseas. Shenghe Resources’ successful investment in the Mountain Pass Mine has won a good reputation for the company.

The company's smelting and separation capacities are mainly distributed in Sichuan and Jiangxi. Sichuan plants mainly process light rare earth ores, most of which come from Shenghe’s trusted mines and US mines. Jiangxi plants mainly process ion ore and recycle wastes. The total annual output of praseodymium-neodymium oxide is about 5,000 mt.

Shenghe Resources pointed out that with the increase in the overseas supply of rare earth ore in recent years, a diversified rare earth supply pattern has been formed in the world.

At the same time, the demand for rare earth has grown significantly in new energy vehicles, wind power, energy-saving air conditioners, smart robots and other sectors. The rare earth demand has turned from occasional to rigid, which has brought great benefits to the development of the industry, and stable demand has provided a strong support for the prices of rare earth products.

In addition, Shenghe Resources believes that the “Regulations on the Administration of Rare Earths” raises the management rules of the rare earth industry to the administrative level, which is conducive to standardise the industry regulation, protect the rare earth resources, and promote the sustainable development of the industry.

Shenghe Resources also stated that high-performance NdFeB permanent magnets have the characteristics of high magnetism, energy saving, and non-attenuation. The rare earth permanent magnet motors made of NdFeB are widely used in new energy vehicles, wind power, energy-saving air-conditioning, intelligent manufacturing and other fields.

Praseodymium, neodymium, dysprosium, and terbium are the main raw materials for NdFeB. Rare earths are no longer “MSG”, but necessities in many industries, which has endowed rare earth products higher value.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
9 jam yang lalu
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
Baca Selengkapnya
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
India dan Rusia Menjajaki Kemitraan Pertambangan dan Mineral Kritis yang Diperluas
New Delhi dan Moskow berupaya memperluas kerja sama dari eksplorasi mineral hingga material canggih.
9 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
11 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
Baca Selengkapnya
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM 9 September
11 jam yang lalu
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
14 jam yang lalu
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
Baca Selengkapnya
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
Brasil, Produsen Logam Tanah Jarang Nomor 2 Dunia, Mengesahkan RUU Mineral Kritis yang Memperketat Peninjauan Kesepakatan
Meskipun industri memperingatkan bahwa aturan baru dapat meredam minat investasi asing, Kongres Brasil telah mengesahkan RUU mineral kritis yang memberikan pemerintah kewenangan lebih besar untuk meninjau kesepakatan pertambangan. Perekonomian terbesar di Amerika Latin ini memiliki cadangan tanah jarang terbesar kedua di dunia dan kaya akan mineral kritis lain yang dibutuhkan untuk ponsel pintar, kendaraan listrik, dan drone militer. RUU tersebut kini menunggu tanda tangan Presiden Lula. Lula telah mendesak Kongres untuk memajukan legislasi tersebut, memasukkannya ke dalam platform kampanyenya yang berpusat pada kedaulatan nasional. Ia meyakini Brasil tidak boleh sekadar mengekspor sumber daya mineral yang banyak digunakan di berbagai industri, tetapi juga harus mengolahnya di dalam negeri untuk mempertahankan lebih banyak nilai di dalam negeri. Teks RUU yang disetujui Senat mencakup pembentukan komite khusus dengan kewenangan untuk menyetujui perubahan kendali di perusahaan pertambangan. Ini berarti akuisisi asing yang bertentangan dengan kepentingan strategis pemerintah dapat diblokir di masa depan.
14 jam yang lalu
Shenghe Resources Produces 5000 mt of Praseodymium-Neodymium Oxide per Year - Shanghai Metals Market (SMM)