Copper Industry News Roundup

Telah Terbit: Jul 19, 2021 14:27
A weekly update on the trending stories from the Copper Industry.

SHANGHAI, Jul 19 (SMM) - A weekly update on the trending stories from the Copper Industry.

1. American mining giant Freeport McMoRan will cancel plans to establish a new copper smelter with China Tsingshan Holdings Group (its local subsidiary in Indonesia).

The Indonesian authorities have reported that Indonesia Freeport and Tsingshan will reach an agreement to build a new copper smelter worth $2.8 billion.

Freeport Indonesia plans to build a new smelter near its existing copper refinery in Gresik, East Java.

Indonesia Freeport announced on July 15 that it has signed an engineering, procurement and construction (EPC) contract with Japanese engineering company Chiyoda to build a new Gresik smelter with an annual production capacity of 1.7 million mt of copper concentrate.

2. Copper Fox announced that the Eaglehead polymetallic porphyry copper project in northwestern British Columbia has started its 2021 plan.

Eaglehead has a total area of 15,956 hectares and is an intrusive rock-alkaline polymetallic (Cu-Mo-Au-Ag) porphyry copper system, located in the Late Triassic-Early Jurassic multi-facies, granodiorite/diorite In the intrusive rock group, it is about 50 km east of Lake Diss in the territory of Tartan.

Copper Fox President and CEO Elmer B. Stewart said that historical drilling is basically limited to four mineralised zones. These zones cover a small part of the Eaglehead intrusion, which has proven to be a promising large-scale porphyry copper deposit based on trace element chemistry. The systematic mapping and exploration of the Eaglehead intrusion has not yet been completed. The area north of the mineralisation zone has very promising prospects for porphyry mineralisation. The focus of the 2021 plan is to assess the prospects of the area for porphyry-type mineralisation and to expand geophysical coverage before the potential 2022 diamond drilling program.

3. Canada’s Taseko Mines revealed that the permitting timetable for its Florence copper mine project in Arizona was further delayed because the company tried to convince the US Environmental Protection Agency (EPA) that the mine would not harm the country’s water supply.

The Vancouver-based miner plans to inject sulfuric acid and water deep underground to break down the deposits, a process that triggered fracturing in the oil field. Uranium miners in rural Australia and the United States have used this method for decades, but in-situ leaching is rarely used in copper mining.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Chili, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Deklarasi Bersama tentang Kerja Sama Mineral Strategis
1 jam yang lalu
Chili, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Deklarasi Bersama tentang Kerja Sama Mineral Strategis
Baca Selengkapnya
Chili, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Deklarasi Bersama tentang Kerja Sama Mineral Strategis
Chili, Argentina, Bolivia, dan Peru Menandatangani Deklarasi Bersama tentang Kerja Sama Mineral Strategis
Chili, Argentina, Bolivia, dan Peru menandatangani deklarasi bersama tentang mineral strategis pada 28 Agustus, berupaya memperkuat kerja sama regional dalam sumber daya mineral kritis, termasuk litium dan tembaga. Keempat negara itu berencana mendorong kerja sama dalam pengembangan dan investasi mineral serta mencari dukungan teknis dan keuangan dari lembaga multilateral. Inisiatif ini juga bertujuan mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam riset, inovasi, dan pengembangan kapasitas. Dengan kepemilikan kolektif atas sumber daya tembaga dan litium global yang signifikan, inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat posisi Amerika Selatan dalam rantai pasok mineral transisi energi global dan meningkatkan daya tarik kawasan sebagai pemasok jangka panjang mineral kritis.
1 jam yang lalu
Pemulihan Permintaan Pengguna Akhir Kurang Kuat; Tingkat Operasi Billet Kuningan Terus Menurun [Analisis SMM]
1 jam yang lalu
Pemulihan Permintaan Pengguna Akhir Kurang Kuat; Tingkat Operasi Billet Kuningan Terus Menurun [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Pemulihan Permintaan Pengguna Akhir Kurang Kuat; Tingkat Operasi Billet Kuningan Terus Menurun [Analisis SMM]
Pemulihan Permintaan Pengguna Akhir Kurang Kuat; Tingkat Operasi Billet Kuningan Terus Menurun [Analisis SMM]
1 jam yang lalu
Minat Pembelian Hilir Lesu di Akhir Bulan, Premi Spot Intraday Mundur setelah Naik Pesat [SMM Tembaga Spot Tiongkok Selatan]
1 jam yang lalu
Minat Pembelian Hilir Lesu di Akhir Bulan, Premi Spot Intraday Mundur setelah Naik Pesat [SMM Tembaga Spot Tiongkok Selatan]
Baca Selengkapnya
Minat Pembelian Hilir Lesu di Akhir Bulan, Premi Spot Intraday Mundur setelah Naik Pesat [SMM Tembaga Spot Tiongkok Selatan]
Minat Pembelian Hilir Lesu di Akhir Bulan, Premi Spot Intraday Mundur setelah Naik Pesat [SMM Tembaga Spot Tiongkok Selatan]
1 jam yang lalu