Copper production in the world's second largest copper producer fell 2.2% in July from a year earlier.

Telah Terbit: Sep 2, 2020 08:14
Sumber: SMM compilation

SMM9 / PRNewswire-Asianet /-- Copper mining in Peru, the world's second-largest producer, has almost completely recovered from the effects of the epidemic, a government official said Tuesday.

Peru's copper production in July fell 2.2% from a year earlier to 198796 tons, Deputy Minister of Energy and Mines Jaime Galvez said in a report.

In mid-March the Peruvian Government issued a quarantine measure against coronavirus with special restrictions on mining activities.

Mining, Peru's main economic engine, began to recover gradually in May.

In early August, the Peruvian government said copper production in the first half of 2020 was 20.4 per cent lower than in the same period in 2019.

"Click to sign up: 2020 Fifth China Electrotechnical Materials supply and demand Trade Summit

Scan the code to participate in the meeting or apply to join the SMM Electrical Industry Exchange Group

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo melanda Peru bagian selatan, dan produksi serta pengiriman konsentrat tembaga dari tambang-tambang utama belum terpengaruh.
20 jam yang lalu
Gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo melanda Peru bagian selatan, dan produksi serta pengiriman konsentrat tembaga dari tambang-tambang utama belum terpengaruh.
Baca Selengkapnya
Gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo melanda Peru bagian selatan, dan produksi serta pengiriman konsentrat tembaga dari tambang-tambang utama belum terpengaruh.
Gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo melanda Peru bagian selatan, dan produksi serta pengiriman konsentrat tembaga dari tambang-tambang utama belum terpengaruh.
Pada pukul 13:00 waktu Peru tanggal 20 Agustus, gempa bumi berkekuatan 7,2 skala Richter melanda wilayah Ayacucho di Peru selatan, dengan pusat gempa terletak sekitar 35 km di utara Coracora dan kedalaman 108 km. Menurut SMM, gempa ini belum berdampak pada area pertambangan utama di Peru, dan dampak keseluruhannya terhadap pasokan bijih tembaga Peru terbatas.
20 jam yang lalu
Impor Anoda Tembaga Juli 2026 Mencapai Tertinggi Tahun Ini, Impor Kumulatif Naik Tipis YoY [Analisis SMM]
22 jam yang lalu
Impor Anoda Tembaga Juli 2026 Mencapai Tertinggi Tahun Ini, Impor Kumulatif Naik Tipis YoY [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
Impor Anoda Tembaga Juli 2026 Mencapai Tertinggi Tahun Ini, Impor Kumulatif Naik Tipis YoY [Analisis SMM]
Impor Anoda Tembaga Juli 2026 Mencapai Tertinggi Tahun Ini, Impor Kumulatif Naik Tipis YoY [Analisis SMM]
Analisis SMM: Menurut data dari Administrasi Umum Kepabeanan, China mengimpor 76.600 mt anoda tembaga (kode HS: 74020000) pada Juli 2026, naik 4,83% MoM dan turun 9,07% YoY...
22 jam yang lalu
"Squeeze → Kirim ke Gudang Pengiriman → Kembali": Tinjauan Pergerakan Pasar LME Saat Ini dan Prospek [Analisis SMM]
23 jam yang lalu
"Squeeze → Kirim ke Gudang Pengiriman → Kembali": Tinjauan Pergerakan Pasar LME Saat Ini dan Prospek [Analisis SMM]
Baca Selengkapnya
"Squeeze → Kirim ke Gudang Pengiriman → Kembali": Tinjauan Pergerakan Pasar LME Saat Ini dan Prospek [Analisis SMM]
"Squeeze → Kirim ke Gudang Pengiriman → Kembali": Tinjauan Pergerakan Pasar LME Saat Ini dan Prospek [Analisis SMM]
Analisis SMM: Baru-baru ini, pasar tembaga London Metal Exchange (LME) mengalami short squeeze mendadak. Harga tembaga melonjak, mendekati rekor tertinggi, dan premi (Back) harga spot LME terhadap kontrak 3M sempat melebar ke level tertinggi dalam hampir lima tahun...
23 jam yang lalu