Cobalt prices may drop from highs as inventories rebound, lithium prices to rise further

Telah Terbit: Sep 1, 2020 16:43
Battery-grade lithium carbonate prices are expected to rise slightly in early September as large-scale producers intend to raise prices as downstream users step up procurement. Battery-grade lithium hydroxide prices are likely to hold stable.

SHANGHAI, Sep 1 (SMM) — Battery-grade lithium carbonate prices are expected to rise slightly in early September as large-scale producers intend to raise prices as downstream users step up procurement. Battery-grade lithium hydroxide prices are likely to hold stable.

 

Ternary battery orders from the new energy vehicle (NEV) market continued to rise for September, with proportion of high-nickel ternary batteries falling slightly while demand for the #6 series low-cobalt high-voltage ternary batteries increasing. NEV makers preferred the #6 series batteries for its higher safety and lower costs. Demand for LFP batteries from the NEV market increased further, while that from the energy storage market was stable. Safety and cycle life advantages helped increase market shares of LFP batteries in the electric two-wheeled vehicle market.  

 

Market talks that a total amount of 3,000 mt of imported refined cobalt flowed into the domestic market, sluggish demand and tight supply of cobalt raw materials kept spot refined cobalt prices stable last week. 

 

Prices of battery-grade lithium carbonate rose slightly last week as sales at some producers improved as downstream demand recovered, but end users’ intention to reduce costs will cap the increase in prices. SMM battery-grade lithium carbonate prices stood between 39,500-40,500 yuan/mt last week, while industrial-grade lithium carbonate prices came in at 33,000-37,000 yuan/mt.    

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
11 Sep 2026 19:02
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
[SMM Analysis] Ekspor Kobalt DRC Melonjak, Menggeser Kekuatan Tawar Jangka Pendek ke Pembeli
Ekspor kobalt Republik Demokratik Kongo berangsur pulih, menurut laporan pertambangan negara itu untuk paruh pertama 2026. Pelepasan material yang terkonsentrasi akan meredakan kekurangan bahan baku kobalt di Tiongkok dan menggeser daya tawar ke arah pembeli. Dengan permintaan garam kobalt yang lemah dan margin smelter yang tertekan, kedatangan tambahan akan mempersulit penjual untuk bertahan pada harga, dan konsesi harga akan diperlukan untuk membuka transaksi.
11 Sep 2026 19:02
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
11 Sep 2026 18:17
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
Baca Selengkapnya
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
Analisis SMM: Tinjauan Pasar ESS Korea Agustus: Visibilitas Permintaan Meningkat seiring Kebijakan Jaringan Listrik Mulai Terbentuk
Pasar ESS Korea semakin mendekati perluasan pengadaan aktual pada bulan Agustus karena dukungan kebijakan untuk integrasi energi terbarukan dan stabilitas jaringan menjadi lebih konkret. Perhatian terfokus pada pasar kontrak terpusat ESS berikutnya, proyek jaringan distribusi, dan kriteria non-harga yang lebih kuat seperti keselamatan dan kemampuan pasokan. Pertumbuhan permintaan aktual akan bergantung pada volume tender akhir, pelaksanaan proyek, dan pengiriman baterai.
11 Sep 2026 18:17
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
11 Sep 2026 17:49
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
Baca Selengkapnya
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
China Berambisi Menjadi Kekuatan Otomotif Global pada 2030 dengan Dorongan NEV dan Teknologi Otonom
[MIIT dan delapan kementerian lainnya: China akan masuk jajaran kekuatan otomotif dunia pada 2030] Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) bersama delapan kementerian lainnya telah menerbitkan Rencana Lima Tahun ke-15 untuk Pengembangan Industri Kendaraan Energi Baru (NEV) Terhubung Cerdas. Rencana tersebut menetapkan bahwa pada 2030, keunggulan China di seluruh rantai industri NEV terhubung cerdas akan semakin terkonsolidasi, memungkinkan negara ini masuk jajaran kekuatan otomotif dunia. Di pasar China, NEV penumpang dan NEV komersial diperkirakan akan mencapai 70% dan 40% dari total penjualan kendaraan baru di segmen masing-masing, dan kendaraan dengan fungsi mengemudi otonom akan diterapkan dalam skala besar.
11 Sep 2026 17:49