Secondary lead smelters operating rate higher on week

Telah Terbit: Nov 15, 2019 15:17
Discounts of secondary refined lead narrowed

SHANGHAI, Nov 15 (SMM) – Operating rates across licensed smelters of secondary lead in Jiangsu, Anhui and Henan provinces averaged 53.6% in the week ended November 15, up 1.4 percentage points from the previous week, according to SMM survey.

Anhui Huaxin smelter resumed operation last weekend and contributed to output this week, but fresh environmental checks in Anhui province again shut down the smelter on Thursday afternoon. It remains unclear when the curbs will be lifted. 

SMM survey indicated that the average operating rate in Anhui rose 3.4 percentage points on the week to 39.4%. The rates in Jiangsu and Henan remained unchanged from a week ago at 74.7% and 47.4%, respectively. 

SHFE lead prices continued their slide this week and hit the lowest in nearly four months, at 15,660 yuan/mt. This drove secondary lead smelters to cut purchasing prices of feedstock battery scrap, but cheap materials became scarcer.

Thin profit margins depressed production at some secondary lead smelters, who tended to hold cargoes back from the market. This, together with environmental inspections in Anhui that affected output, narrowed the discounts of secondary refined lead. 

SMM assessed that, as of November 15, prices of secondary refined lead stood at a discount of 50-200 yuan/mt against the average prices of SMM 1# lead, ex-work with tax included.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
SHFE timbal ditutup naik 0,31%, bertahan tinggi dalam konsolidasi [Komentar Singkat Futures Timbal]
13 jam yang lalu
SHFE timbal ditutup naik 0,31%, bertahan tinggi dalam konsolidasi [Komentar Singkat Futures Timbal]
Baca Selengkapnya
SHFE timbal ditutup naik 0,31%, bertahan tinggi dalam konsolidasi [Komentar Singkat Futures Timbal]
SHFE timbal ditutup naik 0,31%, bertahan tinggi dalam konsolidasi [Komentar Singkat Futures Timbal]
13 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
14 jam yang lalu
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Data: Pergerakan pasar SHFE, DCE (09 Sep)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 09 Sep 2026.
14 jam yang lalu
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
16 jam yang lalu
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
Baca Selengkapnya
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
Chengtun Mining: Anak Perusahaan Berencana Mengakuisisi 65% Ekuitas di Tibet Haiteng Industrial senilai 709 Juta Yuan
Chengtun Mining mengumumkan dalam pengajuan malam bahwa anak perusahaannya, Sichuan Shengfengyuan Mining Co., Ltd., berencana mengakuisisi 65% ekuitas di Tibet Haiteng Industrial Co., Ltd. (selanjutnya disebut "Tibet Haiteng Industrial") yang dimiliki oleh Liu Zongjun senilai 708,5 juta yuan. Setelah transaksi selesai, Tibet Haiteng Industrial akan menjadi anak perusahaan terkendali perseroan dan dimasukkan dalam laporan keuangan konsolidasian perseroan. Menurut pengumuman tersebut, Tibet Haiteng Industrial memegang hak eksplorasi untuk "Eksplorasi Tambang Timbal-Seng Bagala (Timur) di Kabupaten Mozhugongka dan Kabupaten Linzhou, Lhasa, Tibet." Hak tersebut pertama kali ditetapkan pada tahun 2003 dan telah mengalami beberapa kali perpanjangan serta perubahan. Lisensi baru diterbitkan pada 28 Agustus 2026, dengan masa berlaku dari 28 Juli 2026 hingga 27 Juli 2031, mencakup area eksplorasi seluas 42,0668 kilometer persegi. Menurut laporan eksplorasi yang diterbitkan oleh Northwest Geological Exploration Institute of China Metallurgical Geology Bureau pada 30 September 2025, selain sumber daya timbal dan seng, kandungan logam perak yang teridentifikasi telah mencapai standar tambang perak skala besar di Tiongkok. Perseroan menyatakan: Kandungan logam perak dari tambang perak-timbal-seng yang akan diakuisisi telah mencapai skala deposit besar, sementara timbal dan seng keduanya merupakan deposit berukuran sedang. Kadar perak, timbal, dan seng tergolong sedang, dan kualitas bijih relatif baik. Setelah akuisisi selesai, kepemilikan sumber daya perseroan atas perak, timbal, seng, dan logam lainnya akan meningkat secara efektif, lebih mengoptimalkan portofolio sumber daya mineral perseroan, memperluas ruang pengembangan di masa depan, serta meningkatkan daya saing inti dan ketahanan terhadap risiko. Akuisisi ini sejalan dengan strategi pengembangan jangka panjang perseroan, kondusif untuk memperkuat kekuatan kompetitif komprehensif perseroan di sektor pertambangan logam non-besi, dan melayani kepentingan jangka panjang serta keseluruhan perseroan dan seluruh pemegang saham.
16 jam yang lalu